Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Mau Liburan Sekolah Bareng Keluarga Tetap Aman? Ini Tips Cerdas Jaga Keselamatan di Perlintasan Rel!

Mau Liburan Sekolah Bareng Keluarga Tetap Aman? Ini Tips Cerdas Jaga Keselamatan di Perlintasan Rel!

Umum
25 Juni 2026
by RIZKYA SELLY ANGGRAENY

Musim liburan sekolah telah tiba! Ini adalah momen emas yang paling dinanti untuk merencanakan road trip, liburan keluarga, atau sekadar jalan-jalan santai antarkota. Namun, agar momen kebersamaan yang berharga ini tidak terganggu hal-hal yang tidak diinginkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi traveler cerdas yang selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melewati perlintasan sebidang.

Sebagai komitmen dalam menghadirkan ekosistem transportasi yang aman, KAI punya tips sederhana yang wajib diterapkan saat menyeberangi perlintasan: Berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dengarkan sekitar, patuhi isyarat, dan melintaslah hanya setelah kondisi benar-benar aman.
Kepedulian KAI terhadap keselamatan masyarakat merupakan komitmen utama perusahaan. Melalui berbagai program penanganan fisik dan kolaborasi aktif bersama para stakeholder, KAI sukses menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang pada periode hingga 22 Juni 2026 jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Jumlah total kecelakaan turun dari 138 insiden menjadi 134 kejadian (turun 3%), jumlah kendaraan terdampak juga turun dari 144 unit menjadi 134 unit (turun 7%). Dan total jumlah korban turun drastis dari 151 orang menjadi 113 orang (turun hingga 25%).

Meski trennya terus membaik, KAI mengingatkan bahwa satu nyawa pun terlalu berharga untuk dipertaruhkan. Data menunjukkan bahwa 88% dari total kecelakaan (atau sebanyak 118 kejadian) masih dipicu oleh tindakan nekat menerobos palang pintu. Oleh karena itu, KAI mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan terburu-buru demi masa depan keluarga tercinta.

Banyak pengendara mengira palang pintu adalah satu-satunya indikator aman. Faktanya, data KAI mencatat 46% kecelakaan justru terjadi di perlintasan yang sudah berpintu, sementara 54% terjadi di perlintasan tanpa pintu.

Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang dan tidak bisa berhenti mendadak. Jadi, baik perlintasan itu memiliki palang pintu maupun tidak, keputusan terbaik dan paling aman adalah tetap berada di tangan Anda untuk berhenti dan memastikan situasi klir sebelum melaju.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan komersial yang berorientasi pada keselamatan publik, KAI bergerak aktif di lapangan. Hingga Juni 2026, KAI berhasil merealisasikan 226 tindakan penutupan dan penyempitan perlintasan liar, menyalip target awal program yang hanya 177 titik (mencapai target 128%).

Tak hanya fokus pada infrastruktur, KAI juga gencar membangun kesadaran publik lewat berbagai aksi edukasi sepanjang Januari–Mei 2026:
Terdapat 1.036 kegiatan sosialisasi keselamatan langsung ke perlintasan; 167 kegiatan awareness khusus di sekolah-sekolah, tempat ibadah, dan komunitas warga; pemasangan 308 media imbauan berupa spanduk dan banner di titik-titik strategis; dan pelaksanaan 44 kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyentuh masyarakat.

KAI juga mengingatkan agar ruang di sekitar jalur rel kereta api tidak dijadikan tempat bermain, berfoto, atau memarkir kendaraan karena area operasi kereta harus 100% steril.

Mari jadikan momen liburan sekolah tahun ini penuh dengan cerita ceria. Dukung terus transportasi publik yang tertib dan aman dengan menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Ingat, lebih baik kehilangan waktu satu atau dua menit untuk berhenti di perlintasan, daripada kehilangan momen berharga bersama keluarga selamanya. Selamat berlibur!

Bagikan ke: