Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Ngamen Anti Korupsi Sampaikan Pesan Moral Anti Korupsi

Ngamen Anti Korupsi Sampaikan Pesan Moral Anti Korupsi

News
14 October 2017
by Administrator

Di bawah hujan yang mengguyur cukup lebat, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro berulang-ulang meneriakkan yel-yel ''Wong Banyumas Ora Bakal Korupsi (Orang Banyumas Tidak Akan Korupsi)”, ajakan itu disampaikan dalam acara Ngamen Anti Korupsi di pelataran parkir Stasiun Purwokerto, Sabtu (14/10). KPK bekerja sama dengan KAI mengadakan Konser Ngamen Anti Korupsi di halaman parkir Stasiun Purwokerto, Sabtu (14/10). Acara ini bertujuan untuk menyampaikan pesan anti korupsi melalui musik kepada masyarakat. Khususnya penumpang kereta api dan masyarakat sekitar stasiun Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Banyumas Achmad Husein, Direktur Prasarana KAI Bambang Eko Martono, dan VP Daop 5 Purwokerto Dwi Emi Ratnawati.


Direktur Utama KAI Edi Sukmoro memberikan sambutan

Lokasi stasiun dipilih karena pembangunan peradaban berada di kereta. Pemilihan lokasi mengamen di stasiun juga memiliki filosofi tersendiri. Karena di dalam kereta api, ada penumpang yang berasal dari berbagai latar belakang. Pembangunan transportasi merupakan simbol perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil dan KPK concern di dalamnya. “Stasiun merupakan berkumpulnya orang-orang dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga kami yakin pesan-pesan anti korupsi akan tersampaikan dengan baik,” tambah Saut. Saut juga menyampaikan bahwa kampanye antikorupsi yang dilakukan melalui musik, dinilai sebagai salah satu media paling menyenangkan. Harapannya mampu membawa siapa pun yang mendengarnya terus mengingat.


Menyanyikan lagu-lagu nasional untuk membangkitkan semangat nasionalisme

Edi Sukmoro juga menyampaikan KAI sendiri siap ikut serta menyosialisasikan pesan antikorupsi kepada masyarakat, khususnya kepada para penumpang kereta api. “Dengan puluhan juta penumpang pertahunnya, saya yakin pesan moral anti korupsi kepada masyarakat akan tersampaikan,” ungkapnya. Edi juga mengingatkan agar jajaran KAI yang berkomitmen untuk menjaga integritas. “Tidak hanya di eksternal, dalam internal KAI juga konsisten dalam penanganan dan pencegahan korupsi,” ujar Edi.


Antusiasme penonton yang hadir di acara Ngamen Antikorupsi

Sebagai pembuka grup Kentongan Dipo Daop Limo atau dikenal KEPOLIMO yang beranggotakan karyawan KAI  Daop 5 Purwokerto, selanjutnya Band beraliran reggae, Jhony Freedom dan Susi "Ngapak" menjadi pengisi acara dengan lagu-lagu yang dipopulerkan mereka. Acara Ngamen Antikompsi di Stasiun Purwokerto menghadirkan grup band beraliran reggae Jhony Freedom, yang membawakan lagu-lagu bertema kritik sosial. Selain itu, pedangdut asli Banyumas yang tenar melalui ajang pencarian bakat Bintang Pantura di salah satu televisi swasta, lis Susanti alias Susi Banyumas, turut mengisi acara. Walaupun diguyur hujan penonton tetap antusias menyaksikan acara tersebut walaupun harus berbasah-basahan. Terbukti mereka tetap ikut bergoyang dan berjoget saat kedua bintang tamu tampil. Selain kehadiran dua musisi tersebut, komunitas Juguran Kopi mengenalkan ragam kopi dari Tlatah Penginyongan. Baik dari kopi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas hingga Kebumen. (PR KAI)

Share to: