Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Kini layanan KRL Commuterline Mencapai Cikarang

Kini layanan KRL Commuterline Mencapai Cikarang

News
7 October 2017
by Administrator

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi siang ini (7/10) meresmikan Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Cibitung serta pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang. Peresmian dilakukan di Stasiun Bekasi Timur yang dihadiri oleh Plt Dirjen Perkeretaapian Umiyatun Hayati, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, perwakilan Duta Besar Jepang Konzo Honsei, , Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Budi Noviantoro, EVP 1 Jakarta Hendy Helmi, dan Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia MN Fadhila.


Sambutan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

"Saya resmikan pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur. Kalau kita bicara kereta api, kita bicara transportasi masal. Elektrifikasi ini berikan keuntungan bagi masyarakat yang tinggal di Cikarang," kata Budi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Minggu (7/10). Diungkapkannya, pengoperasian KRL rute Jakarta Kota sampai Cikarang ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dari Bekasi ke Jakarta. "Di Jakarta ini kalau semua (penumpang) kereta api, kalau double-double track tercipta, maka ada 1,5 juta manusia yang terlayani. Satu upaya yang konsisten dilakukan nanti juga ada LRT, jadi tahun 2019-2020 kemacetan bisa berkurang," ucap Budi.


Pemotongan pita tanda peresmian KRL lintas Jakarta Kota-Cikarang

MN Fadhila, mengatakan bahwa Kereta Commuter Indonesia semakin memperluas wilayah pelayanannya. “Dari persiapan yang telah dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan sejumlah uji coba, kami telah siap sepenuhnya untuk melayani para pengguna KRL sampai ke Cikarang,” ujar Fadhila.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencoba membeli tiket harian berjaminan

Walikota Bekasi Rahmat Effendi juga memberikan pendapatnya mengenai stasiun Bekasi Timur dan KRL Cikarang. Dengan kehadiran Stasiun Bekasi Timur ini, pemerintah daerah akan kembali mengatur transportasi massal diwilayahnya dengan memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke kereta. “Mudah - mudahan dengan beroperasinya KRL ini bisa mengurai kemacetan di Bekasi dan sekitarnya,” harapnya.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan tap in di mesin e-gate

Perjalanan KRL sendiri akan mulai beroperasi penuh pada Minggu (8/10) dengan 32 perjalanan Jakarta Kota-Cikarang pp. Dengan jarak Jakarta Kota-Cikarang sejauh 43,97 km, maka tarif yang berlaku adalah Rp 5.000 dengan waktu tempuh sekitar 90 menit. Adapun rute KRL Cikarang Jakarta adalah Cikarang, Cibitung, Tambun, Bekasi Timur, Bekasi, Kranji, Cakung, Klender Baru, Buaran, Klender, Jatinegara, Manggarai, Cikini, Gondangdia, Juanda, Sawah Besar, Mangga Besar, Jayakarta, Jakarta Kota. Ada juga rute yang melewati Pasar Senen, KRL Cikarang Pasar Senen rutenya sama, namun setelah lewat Jatinegara melanjutkan perjalanan Kramat, Gangsentiong, Pasar Senen, Kemayoran, Jakarta Kota. Frekuensi perjalanan kereta dijadwalkan sebanyak 32 KA per hari.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia MN Fadhila saat menerima laporan dari Kepala Stasiun

Keberangkatan KRL pertama dari Stasiun Cikarang adalah pukul 05.05 WIB. Sedangkan kedatangan KRL terakhir di Stasiun Cikarang adalah pukul 23.45 WIB. Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa KRL, Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Cibitung telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yakni lahan parkir dan peron sepanjang 270 meter yang dapat mengakomodir 1 rangkaian KRL dengan 12 kereta. Tersedia pula Closed Circuit Television (CCTV) dan ticketing gate juga lift yang diprioritaskan bagi lansia dan penyandang disabilitas, petunjuk informasi kereta bagi penumpang, petunjuk jalur masuk dan keluar stasiun, denah lay out stasiun, serta petunjuk jalur evakuasi. (PR KAI)

Share to: