Sinergi BUMN Hadir Untuk Negeri, Menuju Indonesia Digdaya
Sejumlah 118 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) dan Hari Kartini di lapangan Garuda Mandala Prambanan, Jumat (21/4). HUT bersama ini dirayakan oleh 28 perusahaan BUMN yang berulang tahun selama periode Februari-April 2017. Adapun HUT kali ini mengusung tema "Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri, Menuju Indonesia Digdaya". Rangkaian acara yang diadakan selama dua hari ini dilanjutkan dengan workshop Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri dan syukuran HUT BUMN Bersama sekaligus penyerahan CSR.
Suasana Peringatan Hari Kartini di Lapangan Garuda Candi Prambanan
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan negara terus berupaya untuk hadir ditengah-tengah masyarakat melalui perusahaan BUMN, dan beliau menilai ambisi menjadi negara yang digdaya bisa terwujud karena Indonesia memiliki potensi besar dengan mengelaborasi kekayaan alam dan sumber daya manusia. Potensi besar ini, menurut dia, harus dimanfaatkan oleh BUMN dengan memberikan dukungan untuk menggarap dan merealisasikan potensi diberbagai sektor bisnis diIndonesia tersebut. "Namun diperlukan kesatuan visi dan misi BUMN, untuk itu kami terus membangun Semangat BUMN Hadir Untuk Negeri untuk merealisasikan visi dan misi tersebut,” kata Rini.
Direktur Utama KAI Menyerahkan Bantuan CSR
Salah satu upaya yang dilakukan, yakni melalui berbagai kegiatan nyata yang langsung menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat di berbagai pelosok negeri. Selain melakukan upacara, 28 BUMN tersebut menggelar kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) bersama di Yogyakarta. CSR di Yogyakarta bertujuan untuk memberikan bantuan di berbagai bidang. Salah satu bantuan yang cukup strategis adalah pembangunan Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Tahun ini perusahaan-perusahaan BUMN memang menargetkan pembangunan 100 Balkondes yang dapat menjadi etalase perekonomian daerah dan ruang untuk menggali serta mengembangkan potensi ekonomi daerah. Selain Balkondes sejumlah pembangunan fisik dan bantuan sosial juga akan segera dilakukan di Yogyakarta. Misalnya saja seperti renovasi rumah ibadah, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, perbaikan jalan dan drainase, hingga bantuan di sektor kesehatan dan pertanian. Adapun dalam program CSR ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan Bina Lingkungan berupa pembangunan 3 unit MCK di Desa Tegaltirto Berbah Sleman Yogyakarta sebesar Rp 20 juta dan pengerasan jalan di Pedesaan Dusun Jurug Argosari Sedayu Bantul Yogyakarta sebesar Rp 50 juta. Total bantuan yang diberikan oleh PT KAI sebesar Rp 70 juta. Penyerahan CSR diberikan langsung oleh Direktur utama Edi Soemarno kepada perwakilan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro Bersama Menteri BUMN Rini M Soemarno Melihat Kerajinan di Punthuk Setumbu
Diharapkan sinergi dalam menyelenggarakan CSR di Yogyakarta ini juga semakin memperteguh sinergi BUMN yang sudah ada dalam melaksanakan pekerjaan nyata sebagai agen ekonomi pembangunan. Menurut Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan “Karena sejak awal, maksud dan tujuan pendirian BUMN tidak hanya untuk mengejar keuntungan, melainkan turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat,” ungkap Rini. (PR KAI)