Menhub Tinjau Pembangunan DDT dan Stasiun Manggarai
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek pembangunan jalur Double-Double Track (DDT) lintas Manggarai - Jatinegara pada Jumat (25/11). Rombongan yang tiba di lokasi pembangunan jalur DDT, mendengarkan pemaparan dari pihak BTP Wilayah Jakarta-Banten dan kontraktor serta meninjau mengenai progres pembangunan jalur DDT Manggarai - Jatinegara. Proyek ini merupakan bagian dari proyek pembangunan DDT Manggarai-Cikarang. Pembangunan sepanjang 38 km tersebut dilakukan untuk memisahkan antara jalur utama untuk KA jarak jauh, dan jalur KA Commuter.
Meninjau lokasi proyek
Proyek pembangunan DDT Manggarai- Cikarang terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama yaitu Manggarai – Jatinegara, bagian kedua, Jatinegara - Bekasi, dan bagian ketiga Bekasi - Cikarang. Menurut Budi, kendala terbesar pembangunan DDT ada di stasiun Manggarai. Namun, dia tetap optimistis pembangunan akan selesai seluruhnya pada 2019. Pembangunan DDT Manggarai - Cikarang sepanjang 38 kilometer ini dilakukan untuk memisahkan antara jalur utama untuk KA jarak jauh, dan jalur KA Commuter
Melihat sutuasi di Stasiun Manggarai
Menhub dalam arahannya setelah mendengarkan pemaparan mengharapkan kerjasama dari semua pihak guna kelancaran pembangunan, sehingga dapat diselesaikan tepat waktu. "Proyek ini merupakan solusi permasalahan antrian KA di Stasiun Manggarai," tegasnya. “Moda kereta api paling efisien dan ekonomis. Ini program yang baik yang dilakukan Pak Jonan. Kita harus mengawal lebih baik lagi ke depannya. Saat ini penumpang perhari nya mencapai sekitar 800 ribu. Akan terus dinaikan menjadi 1,2 juta penumpang perharinya,” ucap Budi.
Melihat proyek underpass untuk penumpang
Setelah melakukan peninjauan di lokasi, rombongan selanjutnya menuju Stasiun Manggarai untuk melihat pembangunan underpass passenger crossing yang rencananya akan difungsikan pada awal Desember nanti. Rombongan menyempatkan diri berinteraksi dengan penumpang KRL. (PR KAI)