Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Jalur Kandangan-Indro Direaktivasi

Jalur Kandangan-Indro Direaktivasi

News
9 September 2016
by Administrator

Stasiun Indro yang dulu pernah berfungsi sebagai stasiun angkutan barang terbesar di Jawa Timur direaktifasi kembali oleh KAI. Setelah lama tidak dioperasikan, jalur yang dulunya melayani distribusi angkutan pupuk dan semen dari wilayah Gresik ke hampir seluruh wilayah di Pulau Jawa pada Jumat (9/9) diadakan seremoni reaktivasi jalur tersebut. Jarak tempuh Stasiun Kandangan ke Stasiun Indro hanya 9 kilometer, namun sangat efektif bagi angkutan barang, karena banyaknya potensi angkutan barang di daerah tersebut. Bertepatan dengan reaktivasi tersebut dilakukan pula soft launching KA Barang dari Stasiun Indro menuju Sungai Lagoa Jakarta.

“Stasiun Indro di kelilingi oleh industri-industri terbesar di Jawa Timur dengan potensi angkutan barang yang di angkut dari wilayah Gresik sangat besar,” ujar Direktur Komersial KAI M. Kuncoro Wibowo. Diharapkan dengan adanya angkutan barang dengan KA dari dan ke Stasiun Indro, maka dapat memberikan kontribusi positif bagi semua pihak yang terlibat, baik KAI, Mitra dan pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar.


Penyerahan potongan tumpeng sebagai tanda diaktifkannya kembali Stasiun Indro oleh Direktur Komersial KAI M. Kuncoro Wibowo kepada Kepala Stasiun Indro

Direktur Pengelolaan Prasarana KAI Bambang Eko Martono mengatakan bahwa pengaktifan jalur-jalur yang mati merupakan upaya mendukung sistem logistik nasional. "Sebelumnya kalau mau mengirim ke Jakarta dari Gresik kan harus lewat Surabaya. Kalau sekarang ya langsung ke Jakarta. Biayanya akan lebih murah," kata Bambang. Melihat banyaknya industri di Gresik, Bambang menargetkan bahwa sebulan atau dua bulan ke depan sudah akan ada tiga perjalanan kereta api barang dari Gresik. "Yang bermitra dengan kami pertama kali adalah Richmount Agro Chem," ujarnya.

President Director Richmount Agro Chem Ali Safek mengatakan bahwa dirinya bersyukur jalur ini dibuka kembali. Efisien adalah tujuan pertamanya yang tentu saja menguntungkan baik untuk dirinya dan perusahaan yang ingin mengirim barang. Keuntungan pengiriman barang melalui kereta, kata Ali, selain lebih banyak dalam hal kuantitas, juga bisa lebih hemat. Biaya yang bisa dipotong bisa sampai 40 %. "Cutting cost nya bisa sampai 40 %. Itu suatu efisiensi yang luar biasa," kata Ali.


Proses pemberangkatan KA Barang dari Stasiun Indro menuju Sungai Lagoa Jakarta

EVP Daop 8 Surabaya Wiwik Widayanti mengatakan akan ada satu keberangkatan kereta barang yang membawa 30 rangkaian gerbong atau setara dengan 60 Twentyfoot Equivalent Units (TEUs). Atau jika ditimbang, rangkaian itu membawa 1.280 ton per perjalanan. "Waktu tempuhnya ke Stasiun Sungai Lagoa adalah 17,5 jam," kata Wiwik. (PR KAI)

Share to: