Rail Clinic Layani Masyarakat Sekitar Stasiun Kedungjati
Dalam rangka pelaksanaan program lanjutan BUMN hadir untuk negeri dan kepedulian PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di sepanjang jalur kereta api terutama masyarakat di daerah terpencil yang tidak terjangkau pelayanan kesehatan, hari ini Selasa (10/5) Daop 4 Semarang kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial Rail Clinic yang bertempat di Stasiun Kedungjati. Dengan bertemakan "Tranformasi Untuk Negeri" Rail Clinic kembali hadir di tengah-tengah masyarakat sekitar Stasiun Kedungjati untuk memberikan penyuluhan kesehatan, konsultasi kesehatan, pengobatan gratis, pemberian kacamata gratis untuk anak SD, dan sosialisasi keselamatan perjalanan KA kepada masyarakat sekitar.
Pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter Rail Clinic
"Kegiatan ini merupakan bukti kepedulian sosial PT KAI kepada masyarakat, dan kegiatan ini merupakan bakti sosial yang ke-5, setelah sebelumnya Rail Clinic telah hadir di Stasiun Wojo, Rangkasbitung, Parung Kuda, dan Weleri," ujar Manager Public Health Kantor Pusat dr. Astrid Anindira. Astrid mengharapkan, semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan serta dapat mengenalkan kereta api kepada masyarakat. Manager Humasda yang mewakili EVP Daop 4 Semarang dalam sambutannya mengharapkan dengan kegiatan bakti sosial ini dapat terjalin hubungan baik antara KAI dengan masyarakat. Ia juga berpesan kepada warga sekitar untuk dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan perjalanan kereta api.
Tinjauan bersama tamu undangan di dalam kereta Rail Clinic
Sedangkan Camat Kedungjati, Winoto dalam sambutannya menyampaikan apreasiasinya kepada KAI atas kepedulian kesehatan di wilayah sekitar Kedungjati yang sangat minim pelayanan kesehatan. "Diharapkan warga dapat memanfaatkan layanan kesehatan ini dengan sebaik-baiknya dan mengajak warga lain untuk ikut serta dalam kegiatan pengobatan gratis ini," ujarnya. Antusias masyarakat Kedungjati dalam memanfaatkan momentum ini sangat tinggi, tercatat 397 pasien yang melakukan pemeriksaan/pengobatan, terdiri dari 346 masyarakat umum serta 51 murid SD yang melakukan pemeriksaan mata sekaligus mendapatkan kaca mata gratis. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran manajemen Daop 4 Semarang, Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala Puskesmas wilayah Kedungjati, serta Ketua RW dan RT setempat. (PR KAI)