
Inovasi di Tengah Covid-19, KAI Tambah Perjalanan KA Angkutan Batu Bara
Di tengah pandemi Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berinovasi dengan menambah perjalanan Kereta Api batu bara di wilayah Sumatera Selatan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dari bisnis angkutan barang. Mulai Senin, 18 Mei 2020, KAI mengoperasikan perjalanan KA batu bara dari Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sumatera Selatan yaitu PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (PT SMS) dengan relasi Muaralawai – Simpang.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberangkatkan KA Batu Bara PT SMS
“Pengoperasian perjalanan KA batu bara PT SMS ini membuktikan bahwa KAI akan terus mengoptimalkan bisnis angkutan barang di tengah menurunnya pendapatan dari angkutan penumpang imbas dari wabah Covid-19,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.
Joni menjelaskan, dengan beroperasinya KA batu bara PT SMS tersebut, perjalanan KA batu bara di Sumatera Selatan bertambah dari 45 perjalanan per hari menjadi 46 perjalanan per hari.
KA batu bara PT SMS beroperasi setiap hari membawa 30 gerbong datar yang memuat 60 kontainer batu bara dengan total kapasitas 1.500 ton sekali jalan. Nantinya pada Juni 2020, kapasitas akan ditingkatkan menjadi 3.000 ton atau 120 kontainer pada 60 gerbong datar pada setiap perjalanannya.
Adapun untuk bongkar muat angkutan batu bara di Stasiun Muaralawai dilakukan oleh anak usaha KAI yaitu PT KA Logistik. PT KA Logistik adalah anak usaha KAI dengan bisnis utama berupa layanan angkutan multi komoditi, terminal, kurir dan logistik, serta penanganan batu bara.
“Dengan menggunakan kereta api, kemacetan, kecelakaan, dan kerusakan jalan pada jalur trans sumatera dapat ditekan. Hal ini dikarenakan satu perjalanan KA batu bara PT SMS yang membawa 30 gerbong datar sama dengan 60 truk yang beroperasi,” ujar Joni.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sangat mendukung dan mengapresiasi KAI atas terlaksananya sinergi tersebut. Ia mengatakan bahwa, selain memiliki keunggulan tingkat kecelakaan rendah dan mengurangi beban jalan raya, angkutan KA dengan tingkat muatan batu bara yang besar mendorong Sumsel menuju gerbang ekspor batu bara.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (ketiga kiri), EVP Divre III Palembang Tamsil Nurhamedi (kedua kiri), bersama pejabat lain meresmikan operasional KA Batu Bara PT SMS.
“Hal tersebut juga secara tidak langsung menambah devisa negara dan PAD bagi daerah,” ujar Herman Deru pada acara peresmian operasional KA batu bara PT SMS di Stasiun Muaralawai, (21/5).
Pada periode Januari hingga April 2020, volume angkutan batu bara KAI mencapai 11,9 juta ton. Jumlah tersebut naik 14,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 yang mengangkut 10,4 juta ton.

Rangkaian KA batu bara PT SMS
Joni berharap dengan perjalanan KA batu bara yang baru ini akan semakin meningkatkan kinerja KAI dari lini bisnis angkutan barang. KAI juga akan terus berinovasi untuk mencari peluang angkutan batu bara dari mitra lainnya.
“Semoga angkutan barang menggunakan kereta api mampu menjadi tulang punggung distribusi logistik nasional,” tutup Joni. (Public Relations KAI)