Rail Clinic Lanjut Melayani Masyarakat di 2 Stasiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang mengadakan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis menggunakan rangkain Rail Clinic di Stasiun Tarahan, Rabu (26/2) dan Stasiun Gedung Ratu, Kamis (27/2).
EVP Divre IV Edy Setiawan menyapa seorang pasien
Pengobatan gratis di Stasiun Tarahan ini adalah kegiatan yang pertama kali dari 14 kali yang telah diprogramkan selama tahun 2020, dengan mengundang sebanyak 310 warga sekitar.
Kegiatan bakti sosial kesehatan di Tarahan melibatkan 18 personil tenaga medis yang terdiri dari dua dokter umum, satu dokter gigi, satu tenaga bidan, dua ahli mata/optik, satu tenaga laboratorium, serta 11 perawat umum dan apoteker yang akan melakukan layanan meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, cek kehamilan, pemeriksaan mata, pemeriksaan laboratorium, serta pelayanan kefarmasian. Bisa dibilang ini adalah layanan klinik kesehatan berjalan dengan fasilitas di atas puskesmas.
EVP Divre IV Edy Setiawan, mengungkapkan bahwa ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar khususnya warga di sekitar rel kereta api melalui pemeriksaan kesehatan gratis. Diharapkan juga turut membantu menjaga serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Ini merupakan salah satu bentuk kegiatan CSR KAI dibidang kesehatan masyarakat, yakni memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga sekitar pinggiran rel sekaligus bertujuan mendekatkan diri kepada masyarakat, menjalin keakraban dan silahturahmi. Kami juga berharap agar masyarakat turut menjaga aset- aset KAI,” kata Edy.
Ia menjelaskan selain menyehatkan masyarakat, salah satu tujuan adanya bakti sosial yang telah diselenggarakan sejak 2017 tersebut sekaligus untuk mensosialisasikan bahayanya masyarakat apabila beraktifitas di sekitar rel.

KAI juga memberikan bantuan kacamata dan tas sekolah kepada anak Sekolah Dasar
"Keamanan infrastruktur perkeretaapian serta keselamatan perjalanan KA juga tidak lepas dari peran serta masyarakat. Kita tumbuh atas dukungan masyarakat, sehingga diharapkan saling bersinergi dalam menjaga lingkungan. Seperti menjaga rambu-rambu, kabel dan perangkat pendukung geraknya kereta api," kata Edy.
Lebih lanjut Edy menghimbau masyarakat pinggiran rel untuk bekerjasama dalam menjaga lingkungan, apalagi daerah yang rawan banjir masyarakat pinggiran rel untuk tidak membuang sampah di jalur rel atau di selokan pinggir rel karena bisa menyebabkan banjir, sehingga bisa berpotensi terjadi gangguan yang membuat perjalanan kereta api menjadi tidak selamat.
Tidak jauh beda dengan di Tarahan, kegiatan di Stasiun Gedung Ratu dihadiri sebanyak 325 warga yang antusias untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis Rail Clinic
Pada kedua bakti sosial Rail Clinic ini, KAI juga memberikan bantuan berupa kacamata dan tas sekolah kepada 30 puluh siswa-siswi Sekolah Dasar. (Public Relation KAI)