
KAI Bantu Kembangkan Pariwisata dengan Perahu
Berbagai bentuk dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu wujud program TJSL KAI yaitu dengan memberikan bantuan berupa Kapal Wisata untuk mendukung pengembangan desa wisata di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Penyerahan TJSL Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kali Maron di Dusun Maron
Bantuan senilai Rp 150 juta tersebut diserahkan pada Kamis (13/2) melalui Komite TJSL (unit CSR) Daop 7 Madiun kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kali Maron di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.
Kedatangan tim Komite TJSL KAI Daop 7 diterima oleh Bapak Eko Kurniawan selaku Direktur Eksekutif Lembaga Konsultan Publik Kabupaten Pacitan dan penyerahannya disaksikan oleh Bapak Sutrisno selaku Kader Wisata Sungai Maron.
Menurut dia, program TJSL sudah sering dilakukan setiap tahun. Pada periode 2019, ada beberapa jenis program TJSL yang dilakukan PT KAI Daop 7 Madiun yaitu Program Kemitraan (PK), Bina Lingkungan (BL), dan "Corporate Relations" (CR).
“KAI sangat peduli dengan pengembangan konsep desa wisata yang saat ini terus digagas oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat,” ungkap Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.
Pengembangan desa wisata tidak bisa seluruhnya ditangani oleh pemda karena anggaran daerah terbatas. Oleh karena itu dibutuhkan kepedulian instansi lain, baik pemerintah maupun swasta untuk menjadi besar.
Ia mengungkapkan bahwa tujuan dari CSR ini untuk mengoptimalkan potensi wisata di Desa Dersono sehingga bisa meningkatkan produk wisata dan perekonomian warga setempat.
Direktur Eksekutif Lembaga Konsultan Publik Kabupaten Pacitan Eko Kurniawan menyatakan apresiasinya atas perhatian yang ditunjukkan PT KAI khususnya Daop 7 kepada pengembangan desa wisata di kabupaten/kota daerah tugasnya.
"Saya ucapkan banyak terima kasih atas nama Lembaga Konsultan Publik Kabupaten Pacitan kepada PT KAI yang telah merealisasikan permohonan kami melalui CSR dalam rangka pembinaan Pokdarwis Kali Maron Desa Dersono," kata Eko.
Pihaknya berharap bantuan yang diberikan PT KAI tersebut dapat memberikan manfaat dan menunjang aktivitas pokdarwis setempat dalam pengembangan pariwisata di Desa Dersono.
Kali Maron yang terletak di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, merupakan desa wisata yang menyuguhkan kegiatan susur sungai di Kali Maron dengan perahu wisata yang disediakan oleh warga setempat.
Sungai Maron yang dijuluki “Green Canyon” Pacitan ini memiliki panjang 4,5 kilometer dan berujung di sebuah muara di Pantai Ngiroboyo. Untuk menyusuri Sungai Maron dibutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Tidak hanya dijuluki sebagai “Green Canyon” Pacitan, sungai ini juga dijuluki sbagai “The Indonesia’s Amazon” karena memiliki pemandangan panorama yang indah. Sungai tersebut selalu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang menginginkan wisata dengan panorama yang alami. (Public Relation KAI)