Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Apel Gelar Pasukan, KAI Siap Mengawal Angkutan Nataru

Apel Gelar Pasukan, KAI Siap Mengawal Angkutan Nataru

News
19 December 2019
by Administrator

Menandai dimulainya masa posko Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, di Halaman Parkir Stasiun Gambir, Kamis (19/12). Apel tersebut bersamaan dengan upacara Peringatan Ke-71 Hari Bela Negara Tahun 2019.

Budi Karya Sumadi mengimbau agar PT Kereta Api Indonesia (Persero) bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. “Penyelenggaraan Angkutan Nataru selalu jadi perhatian pemerintah karena ini hajat hidup masyarakat banyak. Wajib bagi kita abdi negara untuk memberikan layanan yang terbaik dan sepenuh hati,” jelas Budi.

Menhub Budi meminta jajarannya bersama KAI dan stakeholder terkait untuk tetap waspada dan siaga akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kesalahan teknis, longsor, dan potensi musibah lainnya mengingat akhir tahun ini adalah musim hujan.

“Oleh karenanya saya minta juga tim supporting harus berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk menyiapkan alat-alat yang setiap saat bisa memperbaiki,” tutur Menhub Budi.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi saat penyematan Pin Posko Nataru 2019-2020
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi saat penyematan Pin Posko Nataru 2019-2020

Menhub juga berpesan kepada seluruh jajaran untuk selalu bekerja dengan mematuhi peraturan yang ada, sehingga aspek keselamatan tetap terjaga.

“Bagi seluruh unsur Ditjen Perekeretaapian, KAI, semua insan KA, dan khususnya TNI Polri yang melakukan kegiatan ini hendaknya taat azas dan memenuhi prosedur yang berlaku. Salah satunya adalah safety, sehingga waktu berangkat, ketaatan tentang safety harus dipegang dengan baik,” tutup Menhub.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, dalam amanatnya mengingatkan kembali kepada seluruh pegawai bahwa memberikan pelayanan terhadap pelanggan adalah perioritas yang paling utama. Ia berharap tahun ini KAI dapat melaksanakan angkutan Natal dan Tahun Baru dengan zero accident.

"Pada Angkutan Nataru 2019/2020 ini, KAI memprediksi akan ada kenaikan volume penumpang kereta api menjadi 5,9 juta penumpang atau naik 4% dibanding tahun 2018 yaitu sebanyak 5,6 juta penumpang. Guna mengakomodasi lonjakan penumpang tersebut, KAI akan menjalankan 374 KA Reguler dan 30 KA Nataru atau total 404 Perjalanan KA, naik 2% dibandingkan 2018 sebanyak 394 KA," katanya.

DU didampingi D1, D4 dan EVP 1 Jak saat berinteraksi dengan penumpang di Hall Selatan Stasiun Gambir
DU didampingi D1, D4 dan EVP 1 Jak saat berinteraksi dengan penumpang di Hall Selatan Stasiun Gambir

Pada musim Nataru ini, KAI menetapkan masa Angkutan Nataru selama 18 hari yakni dari 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. Pada periode tersebut KAI menyiapkan segala sumber daya demi melayani konsumen secara maksimal.

Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan KAI secara keseluruhan. Diharapkan dengan maksimalnya persiapan KAI menyambut Angkutan Nataru, seluruh proses perjalanan mudik maupun balik berjalan lancar tanpa kendala.

Mengantisipasi datangnya musim hujan yang bertepatan dengan masa Angkutan Nataru 2019/2020, KAI menyiapkan 477 petugas pemeriksa jalur ekstra, 908 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 355 petugas posko daerah rawan ekstra.

Total 1.740 petugas disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA.

Untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api, KAI menyiapkan 11.191 personel keamanan yang terdiri dari 1.480 personel Polsuska, 8.761 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel. Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

"Melalui persiapan yang matang, kita harapkan moda transportasi KA selama masa Angkutan Nataru ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali," tegas Edi Sukmoro. (Public Relations KAI)

Share to: