PT KAI Ajak Santri Naik Kereta Api
“Tak kenal, maka tak sayang“, istilah ini menjadi cerminan kita sebagai makhluk sosial yang tak bisa lepas dari makhluk sosial lain. Kali ini, dalam rangka memperingati HUT Kereta Api ke-69 yang jatuh pada 28 September, perhimpunan istri karyawan yang tergabung dalam PIKKA berkesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan berbagi kebahagian bersama 38 santri di Pondok Pesantren Anwarul Ulum Walhikmah, Baros, Cimahi. Kebahagian tersebut dilakukan dengan mengajak mereka wisata kereta api Bandung - Jakarta PP pada Kamis, (18/9). Turut serta dalam perjalanan ini para istri direksi PT KAI, diantaranya Ibu Delayanti Bambang Eko, Ibu Astuti Candra, Ibu Wahyu Widowati Rono Pradipto, Ibu Helda Joko Margono, Ibu Tati Suseno, dan Ibu Rina Herlianto.
Ceria bersama pengurus PIKKA dalam perjalanan menuju Gambir
Bakti sosial ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian PT KAI kepada masyarakat yang kurang beruntung, selain itu juga digunakan untuk memperkenalkan mereka dengan KA. Fikri (13) mengatakan senang bisa diajak naik kereta, “Ini pertama kalinya aku naik kereta kaya gini (eksekutif), enak banget…“ lanjutnya. Bocah yang juga suka mengamati kereta ini mengaku banyak mendapatkan ilmu yang sebelumnya tidak ia ketahui. “Saya sangat berterima kasih kepada PT KAI, yang telah mengajak para santri untuk menikmati wisata dengan kereta api, kesempatan ini sangat bermanfaat untuk mereka, “ ujar Alen Jaenudin, S. Ag. selaku pimpinan Ponpes Anwarul Ulum Walhikmah yang turut serta dalam perjalanan tersebut.
Dirut PT KAI, Ignasius Jonan memberikan santunan kepada para santri
Setibanya di Stasiun Gambir, Jakarta, rombongan disambut oleh Ibu Ratnawati Jonan, didampingi Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan yang berkesempatan hadir untuk menyerahkan santunan kepada para santri. Dalam sambutannya, Ibu Ratnawati Jonan berpesan kepada para santri untuk selalu rajin belajar agar kelak menjadi karyawan di PT KAI. Selain itu ia juga berharap setelah kegiatan ini mereka lebih mencintai kereta api. (Humaska)