
Operasi Angkutan Lebaran 2014, Pegawai PT KAI Tak Ada Libur
Masa angkutan Lebaran 2014 yang dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), dimulai pada 18 Juli hingga 8 Agustus. Selama masa angkutan Lebaran ini, PT. KAI mempersiapkan 293 kereta api (KA) Reguler dan 40 KA tambahan lebaran yang dijalankan setiap harinya. Sampai pada hari kedua Lebaran, jumlah pemudik yang menggunakan KA dari H1-10 sebanyak 2.568.574 orang. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013, presentasenya mencapai 117 persen atau berjumlah 2.190.483 pemudik. Diperkirakan, jumlah pemudik ini terus meningkat, mengingat arus balik belum dimulai.
Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan (kanan) dan Direktur Komersial PT KAI, Bambang Eko (kiri) 1 melakukan boarding membantu petugas waktu buka berpuasa tiba di Stasiun Gambir
Tak ayal, jumlah pemudik yang banyak ini dibutuhkan konsentrasi dan pelayanan yang terbaik dari PT. KAI. Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan, mengemukakan sama saat tahun-tahun sebelumnya tugas utama dari PT KAI yang dibantu Kepolisian, TNI, dan relawan lainnya untuk mengamankan jalannya operasi lebaran. "Saya minta kepada semua petugas, pengoperasian angkutan Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan tidak ada atau dihindari semaksimal mungkin gangguan keamanan baik di lingkungan Stasiun maupun di atas kereta api," ujar Jonan kala posko di Stasiun Gambir, Jakarta.
Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan tersenyum pada penumpang KA Argo Lawu di Stasiun Gambir
Menurut Jonan, tugas ini pada intinya sangat mulia, karena bisa membantu saudara-saudara yang merayakan Lebaran untuk dapat pulang kampung atau dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat. Pegawai PT. KAI sendiri tidak diperbolehkan untuk cuti, termasuk sampai tingkatan Direksi PT. KAI. "Dan bagi pegawai PT KAI tidak diperbolehkan untuk mengambil cuti," tegas Jonan.
Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan dan Direktur Logisitk dan Pengembangan PT KAI, Candra Purnama berbincang dengan penumpang KA Menoreh Lebaran yang mengapresiasi kinerja PT KAI di Stasiun Pasar Senen
Pada periode yang sama pula, masing-masing Direksi PT KAI telah mendapatkan jadwal untuk posko di berbagai daerah operasi (Daop) tertentu. Sebagai contoh, Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan mendapat jadwal posko di Daop 1 Jakarta, Daop 8 Surabaya dan Daop 4 Semarang. Saat posko ini, kegiatan yang dilakukan Jonan bukan hanya memantau secara langsung proses keberangkatan KA. Tapi juga melakukan boarding penumpang, pemeriksaan tiket penumpang di atas KA, sampai berinteraksi langsung dengan penumpang yang menunggu keberangkatan KA. (Humaska)