Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Bersama Kemenkeu, KAI Bina UMKM

Bersama Kemenkeu, KAI Bina UMKM

News
2 May 2019
by Administrator

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menandatangani Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan dengan KAI tentang pembinaan usaha mikro kecil dan menengah melalui program kemitraan dan bina lingkungan dengan program Business Development Services ( BDS ) bertempat  di Auditorium Cakti Budhi Bhakti Gedung Marie Muhammad Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta pada Selasa, 30 April 2019.

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. Tidak hanya KAI, perjanjian kerjasama juga melibatkan 26 instansi lainnya yang terdiri dari 21 BUMN, satu kementerian, dua asosiasi, dan dua lembaga.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro menandatangani PKS disaksikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani
Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro menandatangani PKS disaksikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani

Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini mencakup pemberian pelatihan dan bimbingan terkait materi perpajakan, pembukuan atau materi lain kepada UMKM melalui program Business Development Services (BDS). Adapun jangka waktu perjanjian kerja sama selama 3 tahun. Program BDS sendiri telah dimulai oleh Dirjen Pajak sejak 2015.

Layanan ini merupakan bagian dari strategi Dirjen Pajak dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan sektor UMKM yang merupakan bagian penting dari perekonomian Indonesia. "Penandatangan BDS dalam rangka memberikan pembinaan dan pengembangan bagi UMKM dan koperasi yang selama ini juga jadi pakem instansi, lembaga dan BUMN," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani menyampaikan apresiasi kepada 27 instansi yang berkomitmen dalam rangka kerja sama pengembangan UMKM di Indonesia. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembinaan kepada UMKM perlu dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas UMKM itu sendiri.

Dengan begitu, kata dia, UMKM kemudian bisa menjadi pelaku ekonomi yang semakin formal dan memiliki kapasitas.

"Kunci sukses negara seperti Thailand, Korea Selatan dan Jepang, itu karena kualitas UMKM sangat baik, kompetitif, efisien dan sudah masuk dalam sektor formal yang produktif. Jadi, kita berharap kualitas UMKM akan terus diperkuat dan diperbaiki," katanya. (Public Relations KAI)

Share to: