Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
KAI Resmikan Toilet Protable dan Monumen Lokomotif di Stasiun Yogyakarta

KAI Resmikan Toilet Protable dan Monumen Lokomotif di Stasiun Yogyakarta

News
12 December 2018
by Administrator

Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang serta mempercantik stasiun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan Toilet Portable dan Monumen Lokomotif D301 22 di Stasiun Yogyakarta pada Rabu (12/12). Hadirnya toilet ini untuk menjawab keluhan masyarakat yang kerap kesulitan mencari tempat untuk buang air kecil dan besar saat berada di Stasiun Yogyakarta karena selama ini, KAI menyediakan toilet di Zona 1 dan 2 yang areanya ada di dalam stasiun. Hal ini menyebabkan  pengunjung stasiun yang bukan penumpang bertiket cukup kesulitan mendapatkan fasilitas toilet. Untuk mengakomodir permintaan masyarakat ini muncul ide toilet portabel yang bisa dipindahkan, toilet portabel yang bisa dirawat, ramah lingkungan, dan tidak bau.

Meninjau fasilitas Toilet Portable
Meninjau fasilitas Toilet Portable

 "Ini (toilet portable) merupakan bantuan buat para penumpang untuk bisa ke toilet, karena toiletnya katanya di sini kurang," ujar Dirut KAI, Edi Sukmoro. Edi menjelaskan, pengadaan toilet portable di Stasiun Tugu Yogyakarta berharap keberadaan toilet portable kelak bisa diperbanyak lagi dan nantinya jika berhasil akan diterapkan di stasiun-stasiun lainnya.  “Kami juga minta masyarakat dapat bersama-sama menjaga fasilitas baru ini agar dapat tetap berfungsi dengan baik dan tetap nyaman saat akan digunakan oleh pengguna lainnya,” ujar Edi. bisa Toilet Portable ini dapat digunakan secara gratis oleh pengunjung stasiun yang berada di zona 3. “Dulu kalau dibuat permanen pasti kumuh dan yang menggunakan bukan pengunjung stasiun. Harapannya dengan dibuat portable semakin mudah dalam perawatannya dan bisa dimanfaatkan pengunjung stasiun, secara gratis,” ujar Edi.

Pemotongan pita
Pemotongan pita

Selain itu kini pemandangan pintu utama sisi selatan Stasiun Yogyakarta kini semakin cantik dengan adanya sebuah monumen lokomotif yang berwarna kuning hijau. Lokomotif D301 22 kini dipasang manis tepat di halaman depan stasiun yang dapat disaksikan pengunjung ataupun pejalan kaki. Lokomotif tersebut merupakan lokomotif Diesel yang dulunya mulai dioperasikan pada tahun 1961. Dengan adanya monumen lokomotif tersebut, Edi berharap bahwa Stasiun Yogyakarta semakin ikonik dan mampu menghadirkan suasana khas. “Saya kira menarik untuk jadi ikon Stasiun Yogyakarta, suasana semakin indah di pintu selatan ini dan harapannya bisa membuat masyarakat semakin mencintai kereta api ,” ujar Edi.

Share to: