
Sambut Hari Pahlawan, KAI hadirkan Rail Clinic di Stasiun Kaliwungu
Dalam rangka menyambut hari pahlawan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Kaliwungu pada Rabu (7/11). Di wilayah Daop 4 Semarang sendiri, KAI rutin mengadakan kegiatan Bakti Sosial menggunakan Rail Clinic ini. Kegiatan yang merupakan Corporate Social Responsibility KAI ini pada tahun 2016 telah dilaksanakan di Stasiun Weleri dan Stasiun Kedung jati, kemudian di tahun 2017 telah dilaksanakan di Stasiun Mangkang dan Stasiun Randublatung. "Untuk tahun 2018 ini dilaksanakan di tiga stasiun yaitu di Stasiun Keradenan pada tanggal 28 Agustus 2018, Stasiun Gundih pada tanggal 30 Agustus 2018 dan selanjutnya Stasiun Kaliwungu pada tanggal 7 November 2018,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Suprapto.

Petugas dengan pakaian bertema pahlawan membantu salah seorang peserta
Kegiatan Rail Clinic di Stasiun Kaliwungu diselenggarakan mulai pukul 08.00 s.d. 14.00 dengan diikuti sebanyak 405 warga sekitar Stasiun Kaliwungu Kabupaten Kendal dengan pemeriksaan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dokter umum, gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA), mata, laboratorium, dan pemberian obat secara gratis. Selain itu dilakukan pula pemberian bantuan kacamata gratis kepada 50 siswa sekolah dasar yang terdapat di wilayah sekitar Stasiun Kaliwunggu yakni dari SDN 2 & 3 Krajankulon dan SDN 3 Kutoharjo, pemberian bantuan Bina Lingkungan berupa peralatan olahraga kepada warga Kelurahan Kaliwungu, dan penyuluhan tentang kesehatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Kegiatan ini menggunakan Rail Clinic generasi 4 yang memiliki Rail Library pad rangkaiannya. EVP Dapop 4 Semarang Yosita menjelaskan, fasilitas 'Rail Library atau Kereta Pustaka' yang menjadi bagian dari unit Rail Clinic Generasi Ke-4 ini, dilengkapi fasilitas perpustakaan buku, majalah, video dan e-book. “Koleksi materi perpustakaan yang ditampilkan pada kegiatan bakti sosial kali ini terdiri dari 350 judul buku dengan jumlah 764 eksemplar, 63 judul e-book dan 65 koleksi video, ujar Yosita. Di Stasiun Kaliwungu diberikan edukasi melalui media buku bacaan dan perpustakaan digital kepada masyarakat yang hadir.

Pemeriksaan mata salah seorang peserta di dalam Rail Clinic
Salah satu peserta Bakti Sosial ini, Solikhin merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Kehadiran Rail Clinic sangat membantu warga terurama para lansia yang tidak dapat berobat karena faktor keuangan. "Tentunya senang sekali adanya pengobtatan gratis ini, warga juga senang. Ini merupakan pertama kali, ada dikaliwungu. Harapannya ada acara seperti ini lagi," pungkasnya
Ada yang berbeda dengan kegiatan Bakti Sosial Rail Clinic kali ini, yaitu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2018, sejumlah mahasiswa Undip dari Program Ilmu Komunikasi 2016 yang turut serta membantu menjadi tenaga sukarelawan pada kegiatan ini, melayani para pengunjung Rail Clinic dengan menggunakan baju perjuangan era kemerdekaan tahun 1945. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenang masa perjuangan sekaligus membuat generasi muda Indonesia bisa menghayati arti dari nilai-nilai kepahlawanan.

Anak-anak mencoba fasilitas yang ada di Rail Library
Diharapkan melalui kegiatan bakti sosial dengan menggunakan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Kaliwungu, dapat memberikan komunikasi yang baik antara KAI dengan masyarakat sekitar Stasiun Kaliwungu sehingga dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. "Semoga dengan adanya layanan Rail Clinic dan dilengkapi Rail Library di Stasiun Kaliwunggu ini, dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mencerdaskan masyarakat sekitar Stasiun Kaliwunggu," tutup Suprapto.