Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
PT KAI Daop 3 Beri Gerobak, Dorong Lapangan Pekerjaan

PT KAI Daop 3 Beri Gerobak, Dorong Lapangan Pekerjaan

News
23 May 2013
by Administrator

PT KAI Daop 3 Cirebon terus meningkatkan pelayanannya, salah satunya dalam hal ketertiban di Stasiun. Pedagang Asongan ditertibkan, dan tidak boleh berjualan di Stasiun Cirebon Prujakan. Melalui kegiatan Corporate Social Responsibilites, PT KAI Daop 3 Cirebon memberikan gerobak dorong kepada para eks. Pedagang asongan di Stasiun Cirebon Prujakan, agar tetap bisa melanjutkan usahanya.

Asisten Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Agus Salim (kanan) secara simbolis memberikan bantuan berupa gerobak dorong kepada salah satu pedagang

Asisten Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Agus Salim (kanan) secara simbolis memberikan bantuan berupa gerobak dorong kepada salah satu pedagang

Penyerahan dilakukan di kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Rabu (15/5) oleh Asisten Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Agus Salim. Agus mengatakan, pemberian gerobak dorong yang dialokasikan buat pedagang asongan di stasiun Prujakan sebagai bentuk empati perusahaan. "Mereka bisa tetap berjualan dengan gerobak dorong yang kita berikan, tapi tidak di dalam stasiun," ujarnya.

Gerobak dorong yang mulai diberikan PT KAI Daop 3 Cirebon sebanyak 50 unit. "Jumlah itu sesuai usulan dari Pemerintah Kota Cirebon. 50 unit gerobak itu khusus untuk pedagang yang berdomisili di Kota Cirebon," lanjut Agus.

PT KAI Daop 3 Cirebon memberikan 50 Gerobak dorong bermotif khas batik Cirebon yaitu Mega Mendung kepada para eks pedagang asongan di Stasiun Cirebon Prujakan

PT KAI Daop 3 Cirebon memberikan 50 Gerobak dorong bermotif khas batik Cirebon yaitu Mega Mendung kepada para eks pedagang asongan di Stasiun Cirebon Prujakan

Selain memberikan gerobak dorong, PT KAI Daop 3 Cirebon juga memberikan lapangan pekerjaan untuk posisi 50 tenaga cleaning service dan 50 tenaga keamanan. Sementara, Endang (52) salah satu pedagang asongan, mengaku puas dengan adanya gerobak itu. "Meskipun sudah tidak boleh berjualan di stasiun, tapi saya bisa berjualan di luar dengan gerobak ini," ujarnya. Selama menjadi pedagang asongan di sekitar Stasiun Cirebon Prujakan, Endang adalah seorang penjual tahu. Kini, Endang belum memikirkan apa yang akan dijualnya dengan gerobak dorong tersebut. "Yang penting sudah ada sarananya dulu. Paling nanti jualan keliling sekitar perumahan saja", katanya. (Humaska)

Share to: