Ready for your next journey? Book your ticket with KAI.

Book Now!
KAI Logo
Bogor Akan Miliki Stasiun Baru

Bogor Akan Miliki Stasiun Baru

News
3 May 2013
by Administrator

Kota Bogor dan sekitarnya, selama ini menjadi daerah penglaju dengan jumlah penumpang KRL terbanyak di Jabodetabek. Dalam sehari, dari daerah selatan Jakarta ini, sekitar 200 ribu penumpang menggunakan KRL menuju Ibu Kota guna melakukan aktivitasnya setiap hari. Jumlah ini, dipastikan akan terus meningkat, mengingat pertumbuhan daerah hunian di kawasan Bogor dan sekitarnya terus tumbuh. Sedangkan perjalanan KRL dari arah Bogor ke Jakarta maupun sebaliknya, sudah mengalami titik jenuh, dikarenakan infrastruktur pendukung tidak memadai.

Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan dan Walikota Bogor Diani Budiarto menandatangani PKS tentang pemanfaatan dan pembangunan lahan Stasiun yang berada di kelurahan Sukare

Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan dan Walikota Bogor Diani Budiarto menandatangani PKS tentang pemanfaatan dan pembangunan lahan Stasiun yang berada di kelurahan Sukare

Guna meningkatkan perjalanan KRL dan mengakomodasi keinginan warga Bogor dan sekitarnya, Pemerintah Kota Bogor menghibahkan lahan kepada PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) untuk dibangun sebuah stasiun baru. Ini ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan dan pembangunan lahan yang ditandatangani langsung oleh Walikota Bogor, Diani Budiarto dan Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan, di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (30/4). Nantinya, di lahan seluas 4.1 hektar yang berada di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, akan dibangun Stasiun dan tempat stabling KRL, serta terminal terpadu lainnya yang dibutuhkan masyarakat Bogor. Sehingga perjalanan KRL dari Bogor menuju Jakarta ataupun sebaliknya bisa menjadi tiga kali lipat dibandingkan sekarang.

Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan dan Walikota Bogor Diani Budiarto saling bertukar PKS yang sudah ditandatangani kedua belah pihak

Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan dan Walikota Bogor Diani Budiarto saling bertukar PKS yang sudah ditandatangani kedua belah pihak

"Kami memperkirakan, pada tahun 2020 akan ada setengah juta penumpang KRL per hari dari Kota dan Kabupaten Bogor saja. Pembangunan ini sangat penting, karena jika area Stasiun Kota Bogor saja tidak mungkin bisa cukup menampung semua," jelas Ignasius Jonan ketika memberikan sambutan sebelum ditandatanganinya PKS ini. Dijelaskannya lebih lanjut, kondisi Stasiun Bogor saat ini dengan perkembangan jumlah penumpang yang ada pasti tidak akan cukup untuk menampung penumpang dan KRL secara berbarengan. Mengingat lahan yang ada sangat terbatas. "Jika cukup untuk penumpang, pasti tidak akan cukup untuk KRL, ataupun sebaliknya. Karena jumlah perjalanan KRL akan ditingkatkan menjadi tiga kali lipat dari yang sekarang," tambah Jonan.

Saat ini, dalam sehari KRL Jabodetabek mengangkut 550 ribu sampai 600 ribu penumpang. PT KAI menargetkan pada akhir tahun ini bisa mengangkut 650 ribu sampai 700 ribu penumpang. Dengan barang tentu infrastruktur yang ada diperbaiki dan sarana KRL ditambah. Dan pada tahun 2018, dalam sehari KRL Jabodetabek akan mengangkut 1.2 juta penumpang dalam seharinya. (Humaska)

Share to: