Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Perjalanan Kereta Api di Sumatra Makin Diminati, Pelanggan Tumbuh hingga 19,2%

Perjalanan Kereta Api di Sumatra Makin Diminati, Pelanggan Tumbuh hingga 19,2%

Pelayanan
14 Agustus 2026
by Administrator

Minat masyarakat menggunakan kereta api terus menunjukkan pertumbuhan sepanjang Januari–Juli 2026. Secara nasional, layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI melayani 35.257.646 pelanggan, meningkat 7,63% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pertumbuhan tersebut juga terlihat di berbagai wilayah operasi di Sumatra. Divre II Sumatra Barat mencatat 1.359.748 pelanggan pada Januari–Juli 2026, meningkat 19,2% dibandingkan 1.140.348 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Divre IV Tanjungkarang melayani 782.548 pelanggan, naik 14,9% dari 681.150 pelanggan pada Januari–Juli 2025.

Peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api di Sumatra masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar. Kereta api menjadi bagian dari mobilitas masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan antarkota, pendidikan, pekerjaan, perdagangan, hingga wisata.

Seiring meningkatnya permintaan, penguatan kapasitas dan kualitas layanan menjadi bagian penting untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Di wilayah Sumatra Selatan–Lampung, KA Rajabasa mencatat 439.984 pelanggan pada Semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 36,44% dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 322.485 pelanggan. Untuk merespons pertumbuhan tersebut, KAI memperkuat kapasitas layanan dan sejak Juli 2026 menggunakan kereta ekonomi premium modifikasi pada KA Rajabasa.

Pertumbuhan pelanggan juga tercatat di wilayah operasi lainnya di Sumatra. Divre I Sumatra Utara melayani 1.630.266 pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, sedangkan Divre III Palembang mencatat 704.091 pelanggan pada periode yang sama.

Pertumbuhan di berbagai wilayah Sumatra menunjukkan pentingnya menyesuaikan layanan dengan kebutuhan lokal. Setiap lintas memiliki karakteristik pelanggan serta aktivitas ekonomi yang berbeda, sehingga pengembangan kapasitas dan kualitas layanan perlu mempertimbangkan kondisi masing-masing wilayah.

Bagikan ke: