Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
10 Juta Pelanggan Pilih Commuter Line Area VIII Surabaya, Akhir Pekan Makin Gampang Jelajah Jawa Timur

10 Juta Pelanggan Pilih Commuter Line Area VIII Surabaya, Akhir Pekan Makin Gampang Jelajah Jawa Timur

Pelayanan
9 Agustus 2026
by Administrator

Akhir pekan jadi waktu yang pas untuk keluar sejenak dari rutinitas. Mau bertemu keluarga, kulineran, jalan-jalan, atau sekadar menikmati suasana kota lain? Masyarakat Jawa Timur kini punya lebih banyak pilihan perjalanan dengan Commuter Line Area VIII Surabaya yang menghubungkan berbagai kota melalui perjalanan kereta api yang terjadwal setiap hari.

Sepanjang Januari–Juli 2026, Commuter Line Area VIII Surabaya yang dikelola KAI Commuter telah melayani 10.009.552 pelanggan. Angka ini tumbuh 8,15 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 9.255.362 pelanggan. Artinya, ada tambahan 754.190 pelanggan yang memilih kereta api untuk menunjang perjalanan mereka.

Tren positif ini juga terlihat dari perjalanan beberapa tahun terakhir. Pada 2023, Commuter Line Area VIII Surabaya melayani 13.360.638 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 10,26 persen menjadi 14.731.053 pelanggan pada 2024, lalu kembali tumbuh 8,73 persen menjadi 16.016.534 pelanggan pada 2025.

Dalam dua tahun, jumlah pelanggan bertambah sekitar 2,66 juta orang atau 19,88 persen dibandingkan 2023. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya kebutuhan mobilitas antarkota di Jawa Timur, baik untuk bekerja, belajar, berdagang, bertemu keluarga, maupun menikmati berbagai destinasi wisata.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kereta api lokal kini semakin dekat dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Dalam tujuh bulan pertama 2026, lebih dari 10 juta pelanggan telah menggunakan Commuter Line Area VIII Surabaya. Di balik angka tersebut ada masyarakat yang bekerja, belajar, berdagang, bertemu keluarga, hingga bepergian menikmati akhir pekan. Jaringan kereta api membuat berbagai kota semakin mudah dijangkau.

Saat ini, Commuter Line Area VIII Surabaya menghadirkan 50 perjalanan setiap hari melalui enam layanan, yaitu Commuter Line Dhoho, Penataran, Jenggala, Arjonegoro, Supas, dan Blorasura.

Jaringannya pun cukup luas. Dari Surabaya, pelanggan bisa menuju Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lamongan, Bojonegoro, hingga Cepu.

Dari Kuliner Kediri hingga Pesona Blitar

Commuter Line Dhoho menjadi salah satu pilihan untuk menjelajahi kawasan Surabaya hingga Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan Blitar.

Perjalanan menuju Kediri bisa menjadi pilihan bagi pelanggan yang ingin menikmati suasana kota sekaligus berburu kuliner. Sementara Blitar menawarkan beragam destinasi sejarah, termasuk kawasan Makam Bung Karno.

Bagi yang ingin menikmati suasana Malang, ada Commuter Line Penataran yang menghubungkan Surabaya dengan Malang hingga Blitar. Malang menjadi salah satu destinasi favorit untuk menghabiskan akhir pekan, mulai dari menikmati kuliner, menjelajahi kawasan heritage Kayutangan, hingga melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi di Malang Raya.

Sementara itu, Commuter Line Jenggala melayani perjalanan Surabaya, Sidoarjo, hingga Mojokerto. Dari Mojokerto, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Trowulan yang dikenal sebagai salah satu kawasan peninggalan Kerajaan Majapahit. Sidoarjo juga menawarkan beragam pilihan kuliner serta aktivitas ekonomi yang terhubung erat dengan Surabaya.

Menyusuri Jalur Utara Jawa Timur

Buat pelanggan yang ingin menjelajahi wilayah utara Jawa Timur, Commuter Line Arjonegoro menghubungkan Sidoarjo dan Surabaya dengan Lamongan hingga Bojonegoro.

Selain mendukung mobilitas harian masyarakat untuk bekerja dan beraktivitas, perjalanan di lintas ini juga membuka akses menuju berbagai pilihan wisata kuliner, budaya, dan destinasi lokal di sepanjang jalur pantura Jawa Timur.

Ke arah timur, Commuter Line Supas membawa pelanggan dari Surabaya menuju Pasuruan hingga Probolinggo. Probolinggo menjadi salah satu pintu perjalanan menuju kawasan Bromo, sedangkan Pasuruan menawarkan beragam pilihan wisata alam, budaya, dan kuliner.

Sementara itu, Commuter Line Blorasura menghubungkan Surabaya Pasar Turi dengan Lamongan, Bojonegoro, hingga Cepu. Kehadiran layanan ini memperluas konektivitas masyarakat dari pusat aktivitas Surabaya menuju wilayah barat Jawa Timur hingga perbatasan Jawa Tengah.

Satu Kereta, Banyak Cerita

Surabaya pun menjadi salah satu magnet perjalanan bagi masyarakat dari berbagai kota tersebut. Setibanya di stasiun-stasiun pusat kota, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan untuk menjelajahi Tunjungan, Peneleh, Kota Lama Surabaya, museum, pusat kuliner, hingga berbagai ruang publik.

Menurut Anne, semakin beragamnya aktivitas pelanggan menunjukkan bahwa kereta api lokal tidak hanya menjadi moda transportasi antarkota, tetapi juga bagian dari keseharian masyarakat.

Perjalanan yang sebelumnya identik dengan mobilitas antarkota kini bisa menjadi agenda rutin: berangkat kerja, kuliah, mengunjungi keluarga, berdagang, berburu kuliner, atau sekadar menikmati akhir pekan di kota sebelah.

Setiap lintas memiliki cerita dan kebutuhan masyarakat yang berbeda. Ada pelanggan yang berangkat untuk bekerja, mahasiswa yang kembali ke daerah asal, keluarga yang saling berkunjung, hingga masyarakat yang ingin menikmati kota lain pada akhir pekan. Kami ingin layanan kereta api terus menjadi pilihan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Bagikan ke: