
Naik Kereta Makin Hemat! PSO dan KA Perintis Terus Bantu Jutaan Masyarakat Bepergian dengan Nyaman
Bepergian menggunakan kereta api kini semakin mudah dan ramah di kantong. Berkat dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) dan layanan Kereta Api Perintis, jutaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dapat menikmati transportasi yang aman, nyaman, sekaligus terjangkau.
Sepanjang Semester I 2026, layanan kereta api mencatat antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Sebanyak 258,9 juta pelanggan menggunakan layanan KAI Group, dengan sekitar 90,79 persen di antaranya berasal dari layanan yang mendapatkan dukungan PSO, KA Perintis, maupun penugasan pemerintah.
Layanan tersebut mencakup berbagai moda transportasi berbasis rel, mulai dari kereta api jarak jauh dan lokal, KAI Commuter, LRT Jabodebek, layanan kereta bandara tertentu, LRT Sumatra Selatan, hingga KA Makassar–Parepare. Kehadiran layanan ini memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga tarif perjalanan tetap terjangkau sekaligus memperluas akses transportasi berbasis rel di berbagai daerah.
"PSO membantu menjaga tarif perjalanan tetap terjangkau, sementara KA Perintis membuka akses transportasi bagi masyarakat di wilayah yang masih membutuhkan dukungan pemerintah. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhannya," ujar Anne.
Tak hanya mendukung mobilitas harian, layanan PSO juga berperan penting dalam aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, bersekolah, berdagang, hingga mengakses layanan kesehatan dan pendidikan di berbagai kota.
Selama Januari hingga Juni 2026, layanan KA PSO melayani lebih dari 9,5 juta pelanggan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, KAI Commuter mencatat lebih dari 204 juta pelanggan, sedangkan LRT Jabodebek melayani lebih dari 16 juta pelanggan, menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel.
Layanan kereta bandara juga terus menjadi pilihan masyarakat untuk menuju bandara dengan lebih praktis dan nyaman. Pada periode yang sama, layanan kereta bandara berbasis PSO melayani lebih dari 3 juta pelanggan, sementara layanan KA Perintis di Sumatra Selatan dan Sulawesi Selatan melayani sekitar 2,3 juta pelanggan.
Menurut Anne, tingginya jumlah pengguna menjadi bukti bahwa transportasi publik berbasis rel semakin dibutuhkan masyarakat. Dukungan pemerintah bersama kolaborasi berbagai pihak akan terus menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, andal, sekaligus terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dengan terus berkembangnya layanan PSO dan KA Perintis, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendukung aktivitas sehari-hari serta pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.