
KAI Bertumbuh Bersama, Melaju Menuju Masa Depan Transportasi Berkelanjutan
Memasuki usia ke-81 tahun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) terus melaju membawa semangat baru. Bukan hanya soal perjalanan dari satu stasiun ke stasiun lainnya, tetapi juga tentang bagaimana KAI terus bertumbuh, berinovasi, dan menghadirkan transportasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Selama 81 tahun, kereta api telah menjadi bagian dari berbagai cerita perjalanan masyarakat Indonesia. Mulai dari berangkat kerja, kuliah, bertemu keluarga, perjalanan bisnis, hingga menikmati liburan. Kini, perjalanan tersebut terus berkembang seiring dengan transformasi layanan, inovasi teknologi, dan komitmen KAI terhadap keberlanjutan lingkungan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, usia ke-81 menjadi momentum bagi KAI untuk melihat kembali perjalanan perusahaan sekaligus menyiapkan langkah baru menuju masa depan.
“Kereta api telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia selama puluhan tahun. Memasuki usia ke-81, KAI terus bertumbuh bersama masyarakat melalui inovasi layanan dan pengelolaan operasional yang memperhatikan keberlanjutan,” ujar Anne.
Pertumbuhan itu tercermin dari jumlah pelanggan yang terus bertambah. Sepanjang Januari–Agustus 2026, KAI Group telah melayani 351.602.397 pelanggan, meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka tersebut bukan sekadar jumlah penumpang. Di baliknya ada jutaan cerita perjalanan setiap harinya, mulai dari masyarakat yang beraktivitas di dalam kota, bepergian antarkota, menjalankan urusan bisnis, hingga menjelajahi berbagai destinasi wisata menggunakan kereta api.
Namun, perjalanan menuju masa depan tidak hanya tentang membuat mobilitas semakin mudah. KAI juga terus memperhatikan bagaimana transportasi dapat tumbuh dengan lebih ramah terhadap lingkungan.
Salah satunya melalui pemanfaatan energi bersih. KAI kini telah mengoperasikan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 92 lokasi dengan total kapasitas mencapai 4.430,65 kWp.
Pemanfaatan energi surya tersebut berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon lebih dari 5.000 ton CO₂ per tahun. Dengan kata lain, perjalanan menuju transportasi yang lebih hijau terus berjalan, sedikit demi sedikit tetapi dengan langkah yang nyata.
Tidak berhenti di energi surya, sejak 1 Juli 2026 KAI juga mulai menerapkan penggunaan Biodiesel B50. Penggunaan bahan bakar tersebut memberikan kontribusi pengurangan emisi sekitar 9.000 ton CO₂e dalam 55 hari.
“Pertumbuhan transportasi harus berjalan bersama dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. KAI terus mengembangkan inovasi agar perjalanan masyarakat semakin nyaman sekaligus mendukung masa depan transportasi yang lebih hijau,” kata Anne.
Semangat tersebut juga tercermin dalam filosofi logo HUT ke-81 KAI. Bentuk angka 81 menggambarkan perjalanan panjang perusahaan yang terus bergerak maju, dari pengalaman menuju transformasi dan melangkah menuju masa depan yang lebih besar.
Delapan puluh satu tahun bukanlah garis akhir. Justru, perjalanan berikutnya menjadi kesempatan bagi KAI untuk terus bergerak, beradaptasi, dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat “Semakin Melayani”, KAI terus melaju bersama masyarakat. Karena setiap perjalanan bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi juga tentang bagaimana perjalanan tersebut dapat menjadi lebih nyaman, modern, dan berkelanjutan.