
Dari Teman ke Teman, Access by KAI Makin Dikenal di Era Digital
Di tengah derasnya arus informasi digital dan algoritma yang semakin menentukan konten yang muncul di layar, rekomendasi dari orang terdekat ternyata masih punya pengaruh kuat. Survei Kepuasan Pelanggan Semester I 2026 yang dilakukan MarkPlus menunjukkan bahwa teman dan keluarga menjadi sumber utama pengenalan Access by KAI bagi responden yang belum membeli tiket melalui aplikasi tersebut.
Survei terhadap 3.160 responden di sembilan Daerah Operasi dan empat Divisi Regional KAI menemukan bahwa dari 1.028 responden yang belum membeli tiket melalui Access by KAI, sebanyak 680 responden atau 66,1% sudah mengetahui aplikasi tersebut. Dari kelompok tersebut, masing-masing 59,6% menyebut teman dan keluarga sebagai sumber informasi mengenai Access by KAI.
Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi digital dan rekomendasi personal berjalan beriringan. Media sosial tetap menjadi salah satu sumber informasi penting, namun pengalaman yang dibagikan oleh orang terdekat dapat membuat sebuah layanan terasa lebih relevan dan mudah dipercaya.
Selain teman dan keluarga, informasi mengenai Access by KAI juga diperoleh melalui petugas stasiun KAI sebesar 31,2%, media sosial 25,3%, iklan digital 24,1%, Play Store/App Store 18,1%, serta informasi saat membeli tiket melalui channel lain sebesar 12,8%.
Menariknya, penggunaan media digital tetap tinggi. Sebanyak 76,2% responden menggunakan Instagram untuk memperoleh informasi umum, sementara 64,5% memanfaatkannya untuk mencari informasi mengenai kereta api. Sebanyak 56,7% responden juga menilai Instagram sebagai media yang cocok bagi KAI untuk menyampaikan informasi.
Access by KAI terus dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem digital perjalanan KAI, dengan berbagai fitur yang membantu pelanggan mulai dari pemesanan tiket, perubahan jadwal dan pembatalan, hingga Trip Planner, Female Seat Map, reservasi hotel, Railfood, dan Live Tracking perjalanan.
Perpaduan antara teknologi dan rekomendasi dari orang terdekat menjadi peluang bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang mudah digunakan, informatif, dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. Di era algoritma sekalipun, pengalaman yang baik tetap punya kekuatan untuk diceritakan dan dibagikan.