
Pelanggan KA Makassar–Parepare Tembus 1 Juta, Konektivitas Makin Buka Peluang di Sulawesi Selatan
Lebih dari satu juta pelanggan telah menggunakan layanan KA Makassar–Parepare sejak mulai beroperasi. Capaian ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel sekaligus memperkuat konektivitas dan membuka lebih banyak peluang di Sulawesi Selatan.
Minat masyarakat terhadap layanan KA Makassar–Parepare terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, layanan ini melayani 206.651 pelanggan, meningkat 13,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 181.876 pelanggan.
Secara kumulatif, jumlah pelanggan sejak awal operasional kini telah mencapai 1.032.163 pelanggan. Pencapaian tersebut mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, dan tepat waktu.
Meningkatnya jumlah pelanggan juga menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan mobilitas masyarakat di Sulawesi Selatan. Kehadiran layanan ini tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan, pekerjaan, perdagangan, hingga pariwisata di berbagai daerah yang dilalui.
KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal melalui peningkatan kualitas pelayanan, kenyamanan perjalanan, serta ketepatan waktu. Berbagai upaya tersebut dilakukan agar perjalanan dengan kereta api semakin praktis dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan akses transportasi yang semakin baik memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang dan memanfaatkan berbagai peluang.
"Ketika akses perjalanan semakin terbuka, masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar, bekerja, membangun usaha, bertemu keluarga, dan ikut mengembangkan daerahnya," ujar Anne.
Lintas KA Makassar–Parepare juga menghubungkan sejumlah wilayah yang memiliki potensi besar di sektor ekonomi dan pariwisata, seperti Maros, Pangkep, dan Barru. Akses yang semakin mudah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.
Semakin tingginya mobilitas masyarakat juga membuka peluang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, usaha kuliner, hingga penyedia jasa penginapan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Kehadiran kereta api menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi yang turut mendukung perkembangan daerah.
Di sisi lain, konektivitas yang semakin baik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelajar dan mahasiswa dapat menjangkau sekolah maupun kampus dengan lebih mudah, pekerja memiliki akses yang lebih praktis menuju tempat kerja, sementara masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman untuk berbagai keperluan.
Pengembangan layanan perkeretaapian di Sulawesi Selatan juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi yang semakin terintegrasi. Dengan konektivitas yang terus diperkuat, kereta api diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan sekaligus mempererat hubungan antarwilayah.
Ke depan, KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman, aman, dan berkesan.
Dengan semakin banyak masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi, KA Makassar–Parepare diharapkan terus menjadi penghubung berbagai peluang di Sulawesi Selatan. Tak sekadar mengantarkan pelanggan menuju tujuan, setiap perjalanan juga menjadi bagian dari langkah bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kemajuan daerah.