Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Menyusuri Pulau Jawa dengan Kereta, Kenali 5 Relasi Terpanjang di Indonesia

Menyusuri Pulau Jawa dengan Kereta, Kenali 5 Relasi Terpanjang di Indonesia

Pelayanan
12 Juli 2026
by RIZKYA SELLY ANGGRAENY

Setiap kilometer menyimpan cerita. Dari pusat kota hingga ujung timur Pulau Jawa, lima relasi kereta api terpanjang ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, berkesan, dan tak terlupakan.

Perjalanan dengan kereta api bukan hanya soal tiba di tujuan. Di sepanjang lintasan, pelanggan diajak menikmati perubahan lanskap, mengenal beragam kota, hingga merasakan pengalaman perjalanan yang menjadi bagian dari cerita itu sendiri. Melalui layanan kereta api jarak jauh, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan konektivitas yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa, termasuk lima relasi terpanjang dengan jarak tempuh sekitar 825 kilometer hingga lebih dari 1.000 kilometer.

Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menyaksikan beragam panorama, mulai dari hiruk-pikuk perkotaan, hamparan sawah, pegunungan, kawasan pesisir, hingga keindahan alam di ujung timur Pulau Jawa. Perjalanan panjang pun menjadi pengalaman yang nyaman sekaligus penuh kesan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ragam layanan kereta api jarak jauh memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih perjalanan antarkota sesuai kebutuhan, termasuk relasi-relasi yang menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer.

Setiap kereta api memiliki karakter perjalanan, kota pemberhentian, dan destinasi yang berbeda. Masyarakat dapat memilih layanan yang paling sesuai, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan aktivitas usaha.

Berikut lima kereta api dengan relasi terpanjang di Indonesia:

1. KA Blambangan Ekspres (Pasarsenen–Ketapang pp)
Jarak: sekitar 1.030 kilometer
Melayani 533.988 pelanggan sepanjang 2025 dan 247.142 pelanggan pada Semester I 2026.

2. KA Sangkuriang (Bandung–Ketapang pp)
Jarak: sekitar 1.002 kilometer
Sejak mulai beroperasi pada Mei hingga Juni 2026, telah melayani 133.119 pelanggan.

3. KA Pandalungan (Gambir–Jember pp)
Jarak: sekitar 919 kilometer
Melayani 409.200 pelanggan sepanjang 2025 dan 211.325 pelanggan pada Semester I 2026.

4. KA Gajayana (Gambir–Malang pp)
Jarak: sekitar 904 kilometer
Melayani 308.106 pelanggan sepanjang 2025 dan 162.379 pelanggan pada Semester I 2026.

5. KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasarsenen–Surabaya Gubeng pp)
Jarak: sekitar 825 kilometer
Melayani 389.736 pelanggan sepanjang 2025 dan 198.582 pelanggan pada Semester I 2026.

Di posisi pertama, KA Blambangan Ekspres menjadi kereta api dengan relasi terpanjang di Indonesia. Perjalanannya menghubungkan Jakarta dengan Ketapang, Banyuwangi, melalui sejumlah kota seperti Cirebon, Semarang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya, Probolinggo, hingga Jember.

Sesampainya di Banyuwangi, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Pulau Merah, kawasan Kota Banyuwangi, maupun Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang menuju Pulau Bali.

Di urutan kedua, KA Sangkuriang menghubungkan Bandung dengan Ketapang melalui lintas selatan Pulau Jawa. Kereta ini melayani perjalanan menuju Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi. Kehadirannya memberikan pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat Jawa Barat menuju Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur tanpa perlu berganti kereta.

Posisi ketiga ditempati KA Pandalungan dengan relasi Gambir–Jember. Kereta ini menghubungkan Jakarta dengan kawasan Tapal Kuda Jawa Timur melalui Cirebon, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, hingga Jember.

Relasi tersebut mendukung mobilitas masyarakat menuju pusat pendidikan, pemerintahan, perdagangan, hingga destinasi wisata di Jawa Timur. Dari Jember, pelanggan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi alam dan budaya di Jember, Lumajang, Bondowoso, dan sekitarnya.

Sementara itu, KA Gajayana yang berada di posisi keempat melayani perjalanan Gambir–Malang melalui Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Kediri, Tulungagung, Blitar, hingga Kepanjen.

Relasi ini membuka akses menuju berbagai kota wisata dan budaya yang populer. Pelanggan dapat menikmati perjalanan menuju Yogyakarta, Solo, Blitar, maupun Malang yang dikenal dengan kekayaan sejarah, kuliner, udara pegunungan, serta beragam destinasi wisata keluarga.

Melengkapi daftar lima besar, KA Gaya Baru Malam Selatan menghubungkan Pasarsenen dengan Surabaya Gubeng melalui Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, dan Mojokerto.

Dengan banyaknya kota yang dilayani, kereta ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk bepergian di lintas selatan Pulau Jawa, baik menuju pusat kegiatan ekonomi, kawasan pendidikan, destinasi wisata, maupun kampung halaman.

Anne menambahkan, keberadaan kereta api jarak jauh juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah-daerah yang dilalui. Aktivitas pelanggan di stasiun turut menggerakkan transportasi lanjutan, sektor perhotelan, kuliner, pusat oleh-oleh, hingga pelaku UMKM di sekitar stasiun maupun destinasi wisata.

Perjalanan panjang dengan kereta api memberi ruang bagi pelanggan untuk beristirahat, berbincang bersama keluarga, membaca, bekerja, atau sekadar menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Bagi banyak orang, momen liburan sudah dimulai sejak kereta meninggalkan stasiun keberangkatan.

KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dengan memeriksa jadwal, relasi, stasiun pemberhentian, dan ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Pelanggan juga diimbau datang lebih awal ke stasiun dan memastikan barang bawaan tetap terjaga selama perjalanan.

KAI akan terus meningkatkan pelayanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan, agar masyarakat semakin mudah menjangkau berbagai kota di Indonesia dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

Bagikan ke: