
Daop 6 Salurkan Bantuan Bibit Pohon dalam Program BUMN Hijaukan Indonesia
Sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan tahun 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta secara simbolis menyalurkan bantuan 18.000 batang pohon senilai Rp.200 Juta.
Bantuan tersebut digunakan dalam program Pelestarian Alam Penghijauan Sabuk Gunung di Kabupaten Temanggung.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Executive Vice President Daop 6 Iwan Eka Putra kepada Bupati Temanggung, H. M. Al Khadziq di Pendopo Kantor Bupati Temanggung, Senin (31/1).
"Bantuan Penghijauan Sabuk Gunung Temanggung ini merupakan lanjutan dari bantuan TJSL di tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa KAI selalu konsisten dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pro aktif menyukseskan program BUMN Hijaukan Indonesia," papar Iwan saat memberikan sambutan.
“Saya berharap agar bantuan ini mampu memberikan dampak positif terhadap pelestarian dan kelestarian lingkungan di Sabuk Gunung Sindoro-Sumbing-Prau,” tambah Iwan.
Bantuan diterima langsung Bupati Temanggung, H. M. Al Khadziq di Pendopo Kantor Bupati Temanggung, dan disaksikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung serta Tim Relawan konservasi Gunung Sindoro-Sumbing-Prau.
Adapun bantuan yang diberikan diwujudkan untuk pengadaan bibit tanaman konservasi dengan rincian 8.000 bibit tanaman bambu, 5.000 bibit tanaman beringin, 5.000 bibit tanaman aren sebagai sarana rehabililitasi lingkungan dalam bentuk konservasi tanah dan air dengan lokasi penanaman adalah Lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Lereng Gunung Prau yang meliputi 11 Kecamatan di Kabupaten Temanggung.
Bupati Temanggung,H.M. Al Khadziq sangat mengapresiasi konsistensi KAI dalam memberikan bantuan secara berkelanjutan. Menurutnya, penanaman tahap pertama pada tahun 2021 sudah terlaksana yang dibantu Tim Relawan Temanggung. Adapun sistem penanaman sudah disesuaikan dengan musim tanam sehingga diharapkan akan berhasil untuk terus hidup.
“Nantinya teknik pelaksanaan penanaman disesuaikan dengan komoditi dan lahan warga sehingga dapat dibudidayakan dengan baik. Harapan saya, dengan adanya penghijauan agar bermanfaat untuk menjaga mata air serta konservasi hutan secara berkelanjutan,” ucap Khadziq. (Public Relation KAI)