
20 Ribu Bantalan Rel Dirawat, KAI Jaga Jalur Kereta Tetap Andal Sepanjang 2026
Sebanyak 20.581 batang bantalan rel telah dirawat sepanjang 2026 hingga saat ini sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api. Capaian tersebut terdiri dari 17.025 bantalan beton dan 3.556 bantalan sintetis yang tersebar di berbagai wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Pada tahun ini, program perawatan bantalan beton ditetapkan sebanyak 61.924 batang, dengan realisasi mencapai sekitar 27,49 persen. Sementara itu, program perawatan bantalan sintetis ditargetkan sebanyak 16.839 batang, dengan realisasi 3.556 batang atau sekitar 21,12 persen.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kondisi bantalan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pemeliharaan jalur karena berperan menjaga posisi dan kestabilan rel saat dilalui kereta api.
Perawatan prasarana dilakukan secara terencana berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi jalur. Bantalan yang memenuhi standar membantu menjaga geometri dan kestabilan rel sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman dan andal.
Untuk bantalan beton, salah satu program terbesar pada 2026 berada di Divisi Regional IV Tanjungkarang, dengan target sebanyak 18.321 batang. Hingga saat ini, realisasinya telah mencapai 9.390 batang atau sekitar 51,25 persen dari program di wilayah tersebut.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi material, intensitas perjalanan kereta, hasil pemeriksaan jalur, serta kebutuhan pada masing-masing lintas. Pengaturan waktu pekerjaan juga dilakukan agar kegiatan perawatan dapat berlangsung tanpa mengabaikan kelancaran perjalanan kereta.
Anne menegaskan bahwa keselamatan perjalanan sangat bergantung pada kesiapan seluruh komponen prasarana. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi jalur tetap sesuai standar operasi serta menekan potensi gangguan sejak awal.
Perawatan prasarana turut mendukung konsistensi ketepatan waktu perjalanan. Pada September 2026, ketepatan keberangkatan KA penumpang mencapai 99,71 persen dan ketepatan kedatangannya sebesar 97,45 persen. Untuk KA barang, ketepatan keberangkatan tercatat 95,68 persen dan ketepatan kedatangan 87,15 persen.
KAI secara rutin menyediakan waktu kerja khusus untuk pemeliharaan jalur, baik melalui pengaturan penutupan jalur maupun pemanfaatan sela perjalanan kereta. Pada September 2026, kegiatan tersebut dilaksanakan di berbagai Daerah Operasi di Jawa sebagai bagian dari pemeliharaan prasarana yang berlangsung secara berkala.
Anne menambahkan bahwa bantalan merupakan salah satu dari berbagai komponen jalur yang dipantau secara berkala bersama rel, wesel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Perawatan jalur merupakan pekerjaan yang dilakukan setiap hari. Upaya ini bertujuan memastikan prasarana berada dalam kondisi layak dan aman sehingga perjalanan pelanggan maupun angkutan barang dapat berlangsung dengan selamat, andal, dan tepat waktu.