Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Wujud Kepedulian Nyata, KAI Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur

Wujud Kepedulian Nyata, KAI Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur

Korporasi
11 Juli 2026
by RIZKYA SELLY ANGGRAENY

Musibah tidak seharusnya menghentikan langkah anak-anak dalam meraih masa depan. Berangkat dari semangat tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan beasiswa tabungan pendidikan senilai total Rp300 juta kepada lima anak yang kehilangan orang tua akibat kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.

Bantuan diserahkan secara simbolis pada Jumat (10/7) di Jakarta Railway Center dan dihadiri oleh jajaran manajemen KAI, KAI Commuter, tim Corporate Social Responsibility (CSR) KAI, serta keluarga penerima manfaat.
Setiap anak menerima tabungan pendidikan senilai Rp60 juta yang dapat dimanfaatkan secara bertahap untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya sekolah, administrasi, perlengkapan belajar, hingga persiapan pendidikan pada jenjang berikutnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa kehilangan orang tua merupakan ujian yang sangat berat bagi setiap anak. Karena itu, KAI ingin memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-cita. Anne menjelaskan bahwa tidak ada bantuan yang dapat menggantikan kehadiran orang tua. Namun, KAI berharap dukungan pendidikan tersebut dapat meringankan kekhawatiran keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus melanjutkan sekolah dan meraih impian mereka.

Anne menjelaskan, skema tabungan pendidikan dipilih agar dana dapat tersimpan dengan aman dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing anak. Dengan cara ini, keluarga juga memiliki kepastian dalam merencanakan biaya pendidikan untuk jangka panjang.
Program ini merupakan bagian dari Pilar Sosial TJSL KAI yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperluas akses pendidikan, serta memberikan dukungan bagi keluarga yang menghadapi kondisi rentan akibat musibah.

Sebelum bantuan disalurkan, KAI terlebih dahulu melakukan proses pendataan dan berkoordinasi dengan keluarga penerima manfaat agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal. Anne menambahkan bahwa KAI ingin memberikan ketenangan bagi keluarga dengan memastikan pendidikan anak-anak tetap dapat berlanjut. Perusahaan berharap tabungan pendidikan tersebut menjadi bekal yang terus menjaga semangat belajar mereka dari waktu ke waktu.

KAI menyadari bahwa dampak sebuah musibah dapat dirasakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perhatian perusahaan tidak hanya diberikan pada penanganan saat kejadian, tetapi juga melalui dukungan yang membantu keberlangsungan kehidupan keluarga di masa depan.

Melalui bantuan ini, KAI berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga, menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak penerima manfaat, sekaligus menghadirkan rasa aman dalam mempersiapkan kebutuhan sekolah di tahun-tahun mendatang. Anne juga berharap anak-anak tersebut tumbuh dengan keyakinan bahwa mereka tetap memiliki masa depan yang cerah. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan akan menjadi kekuatan besar agar mereka terus semangat belajar dan melangkah meraih cita-cita.

Sejalan dengan itu, KAI juga terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman melalui evaluasi menyeluruh terhadap setiap aspek operasional. Penguatan budaya keselamatan dilakukan melalui peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi teknologi, penyempurnaan sistem manajemen keselamatan, serta perbaikan proses secara berkelanjutan.
Setiap evaluasi menjadi pembelajaran penting bagi KAI untuk terus meningkatkan standar keselamatan, memperkuat keandalan layanan, dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Anne menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab yang harus dijaga setiap saat. Ia juga menyampaikan empati yang mendalam kepada seluruh keluarga yang terdampak serta memastikan KAI akan terus melakukan berbagai perbaikan agar layanan kereta api semakin aman, andal, dan memberikan rasa percaya bagi masyarakat.

Bagikan ke: