
Selama Satu Jam, Commuterline ke Arah Bogor Digratiskan
Perjalanan KRL Commuterline tujuan Depok dan Bogor, pada Rabu (16/1) pukul 17.00 sampai 18.00, digratiskan bagi semua orang. Penggratisan ini, sebagai bentuk penghargaan kepada para penumpang KRL dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) yang telah berperan serta menjaga aset sarana dan prasarana perkeretaapian. Peran serta penumpang KRL ini sesuai dengan amanah yang tercantum pada UU No. 23 Tahun 2007 pasal 173 yang menyebutkan: "Masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian"

Sebanyak 13 perjalanan KRL tersedia pada 17.00 sampai jam 18.00
"Dalam rentang waktu tersebut, terdapat 13 kali perjalanan KRL commuterline menuju Depok atau Bogor. Semuanya kami gratiskan. Dengan syarat semuanya harus mengambil tiket di loket," ujar Mateta Rijalulhaq, Vice President Public Relations PT. KAI. Ditambahkan oleh Mateta, KRL Commuterline yang digratiskan tidak berlaku untuk jurusan ke Jakarta serta tiket tidak dapat dikembalikan. Dalam satu rangkaian KRL, bisa mengangkut lebih dari seribu penumpang. Dengan artian, diperkirakan jumlah penumpang yang akan menggunakan KRL Commuterline gratis ini mencapai tiga belas ribu orang lebih. Mengingat pada jam tersebut merupakan jam sibuk para pekerja pulang kantor. "Semua Stasiun dari arah Jakarta Kota ataupun dari arah Stasiun Tanah Abang melayani layanan gratis ini," jelas Mateta

Salah seorang penumpang KRL tujuan Depok memperlihatkan tiket gratis yang didapatkannya di Stasiun Jakarta Kota
Untuk di Stasiun Jakarta Kota, 4.362 tiket gratis telah diberikan kepada penumpang KRL ke arah Bogor. Seperti diketahui bersama, saat ini PT. KAI sedang melakukan revitaliasasi dan sterilisasi Stasiun di Jabotabek. Hal ini dilakukan untuk mendukung peningkatan jumlah penumpang KRL menjadi 1.2 juta per hari. Sesuai dengan Perpres No. 83 Tahun 2011, tentang PT KAI (persero) yang memiliki kewajiban untuk mengembangkan KRL dijabodetabek dalam hal sarana dan prasarana. Diharapkan pada tahun 2019 KRL dijabodetabek dapat mengangkut penumpang sebanyak 1,2 juta penumpang per hari dengan kesiapan armada yang dibutuhkan sebanyak 1440 Unit KRL. (Humaska)