
Presiden Prabowo Resmikan Wajah Baru Stasiun Semarang Tawang, Ikon Bersejarah Kini Makin Nyaman dan Siap Sambut Perjalananmu!
Stasiun Semarang Tawang kini tampil dengan wajah baru! Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meresmikan hasil revitalisasi salah satu stasiun bersejarah kebanggaan Indonesia pada Kamis (30/7).
Revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik bangunan, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman tanpa menghilangkan nilai sejarah yang telah melekat selama lebih dari satu abad. Dibangun pada tahun 1911 dan mulai beroperasi pada 1914, Stasiun Semarang Tawang menjadi saksi perjalanan panjang perkembangan perkeretaapian Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa menjaga Stasiun Semarang Tawang berarti menjaga identitas bangsa.
"Menjaga dan melestarikan Stasiun Tawang berarti menjaga identitas serta perjalanan sejarah kita. Bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya."
Selain menjadi bangunan bersejarah, Stasiun Semarang Tawang juga menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat di Jawa Tengah. Sepanjang tahun 2025, stasiun ini melayani lebih dari 3,8 juta aktivitas pelanggan, sementara pada Semester I 2026 telah mencatat lebih dari 2,15 juta aktivitas naik dan turun pelanggan, dengan rata-rata 34 perjalanan kereta api setiap hari.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa revitalisasi dilakukan selama 330 hari dengan mengembalikan berbagai elemen asli bangunan, mulai dari fasad, hall utama, sisi timur dan barat, hingga ornamen-ornamen bersejarah yang direkonstruksi berdasarkan dokumentasi foto lama.
Menurut Bobby, revitalisasi ini menjadi langkah KAI untuk menghadirkan layanan yang semakin nyaman sekaligus menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Tak hanya menjadi simpul transportasi, lokasi Stasiun Semarang Tawang yang berdampingan dengan Kawasan Kota Lama Semarang juga menjadikannya gerbang wisata sejarah yang semakin menarik untuk dikunjungi.
Saat ini KAI mengelola lebih dari 600 bangunan cagar budaya, dengan 120 bangunan di antaranya masuk dalam program revitalisasi dan beautifikasi, termasuk Stasiun Jakarta Kota, Tanjung Priok, dan Bogor.
Dengan wajah baru yang tetap mempertahankan karakter historisnya, Stasiun Semarang Tawang siap menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, berkesan, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.