Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Integrasi Kawasan Stasiun dan Perumahan  

Integrasi Kawasan Stasiun dan Perumahan  

Berita
19 Desember 2016
by Administrator

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Perum Perumnas menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan kawasan yang  terintegrasi dan inklusif berbasis Transit Oriented Development (TOD). Lewat MoU ini, Perumnas akan membangun hunian berkonsep Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di lahan strategis milik KAI yang berada di sekitar stasiun. Ini sebagai upaya pengembangan kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis Transit Oriented Development (TOD), terutama untuk ruang-ruang vertikal. "Kami berharap mampu memberikan alternatif hunian yang lebih efisien karena konsep TOD memudahkan mobilisasi masyarakat. Permukiman ini akan memanfaatkan lahan yang tidak terpakai di sekitar stasiun kereta api," kata Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.


Suasana penandatanganan MoU anatara KAI dengan Perumnas

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan MoU tersebut merupakan wujud optimasi pemanfaatan lahan strategis disekitar stasiun dalam rangka pengembangan kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis Transit Oriented Development (TOD), terutama untuk ruang-ruang vertikal. “Melalui MoU ini kami berharap mampu memberikan alternatif hunian bagi masyarakat yang lebih efisien karena dengan konsep TOD memudahkan mobilisasi bagi masyarakat," ujar Bambang Tribowo, di Stasiun Juanda, Jakarta, Senin (19/12). Bambang menjelaskan hunian berkonsep TOD ini juga akan dilengkapi dengan area komersial untuk ruang sosialisasi para penghuni dan area fasilitas umum. Semua hal tersebut terintegrasi dalam satu kawasan sehingga penghuni dapat melakukan berbagai aktifitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. "Pemukiman ini akan memanfaatkan lahan yang tidak terpakai di sekitar stasiun kereta api,” kata Bambang.


Foto Bersama

Adapun hunian berkonsep TOD ini dilengkapi dengan area komersial untuk ruang sosialisasi para penghuni dan area fasilitas umum yang semuanya terintegrasi dalam satu kawasan. Sehingga penghuni dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. "Melalui konsep TOD ini akan mendekatkan jarak pengguna Kereta Api, menciptakan efisiensi biaya, waktu dan tenaga bagi mereka sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup di perkotaan," jelas Bambang. Selanjutnya, Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo mengungkapkan, untuk permulaan, pembangunan kawasan hunian semacam Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) tersebut, akan diterapkan di tiga stasiun, yakni Stasiun Bogor, Stasiun Pondok Cina, dan Stasiun Tanjung Barat.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan sangat mendukung proyek hunian ini. Hal itu mengingat pemanfaatan kereta api yang semakin besar oleh masyarakat sejalan dengan tingginya kebutuhan hunian yang mudah diakses dengan moda transportasi massal tersebut. "Ini yang pertama tiga lokasi, diharapkan bisa di tempat yang lain karena harus kami kerjakan secepatnya," ujar Rini yang turut hadir menyaksikan penandatangan MoU. Belum lagi, pemanfaatan lahan stasiun untuk dijadikan kawasan hunian masyarakat, dianggap Rini, dapat memaksimalkan ruang-ruang yang dimiliki pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  Tak hanya itu, sinergi antar dua perusahaan BUMN ini juga menjadi target yang selalu dikejar Rini. Hal itu dilakukan agar BUMN terus melakukan bahu-membahu menciptakan inovasi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini memiliki 80 Stasiun Kereta Api Listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek dengan jumlah pengguna kereta mencapai 914.840 penumpang per hari. Mayoritas pengguna yang menempuh jarak antara rumah dan stasiun sejauh 1-10 Km. KRL sendiri merupakan moda transportasi pilihan masyarakat menuju tempat aktifitas karena lebih efisien dan dapat terhindar dari kemacetan. Hal ini mendorong kenaikan harga yang signifikan terhadap harga tanah maupun hunian yang berada di sekitar stasiun. (PR KAI)

Bagikan ke: