KAI Ditugaskan Mengoperatori LRT Jabodetabek
Pemerintah menugaskan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) di Jabodetabek yang menjadi bagian dari program pembangunan pemerintah pusat.Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98/2015 penugasan operator ditetapkan melalui lelang. Namun diperkirakan hal itu akan memakan waktu cukup lama sehingga presiden memutuskan KAI untuk menjadi operator LRT tersebut. "Ini cuma penegasan saja megenai operator LRT Jabodetabek sesuai dengan keinginan presiden untuk ditugaskan ke KAI," ujar Jonan setelah menghadiri Rapat Koordinasi dengan Menteri Perekonomian, di Gedung Kementerian Bidang Perekonomian, di Jakarta, Rabu (3/2). "Bapak Presiden menghendaki itu ditugaskan pada PT KAI. Jadi enggak usah dilelang karena akan makan waktu yang panjang," kata Jonan.
Menhub Jonan dan Dirut KAI Edi Sukmoro
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) tahap I proyek pembangunan LRT Jabodetabek di depan kantor Jasa Marga, tol KM 5.400, seberang Taman Angrek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (9/9/15)."Sudah saatnya kita mulai pekerjaan yang tertunda. Pekerjaan ini jangan ditunda-tunda lagi karena kemacetan Jakarta sudah akut," kata Jokowi saat ity. "Dengan mengucap Bismillah, proyek ini resmi kita mulai," sambung Jokowi sambil menekan tombol sirine.

Groundbreaking oleh Presiden RI Joko Widodo (Foto Metro TV)
Pengerjaan LRT yang digarap pemerintah pusat itu terdiri dari dua tahap dengan total panjang 83,6 kilometer. Masing-masing terdiri dari tiga lintas pelayanan, yakni tahap 1 meliputi lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan 21 stasiun dan panjang 42,1 kilometer. Adapun tahap dua lintas pelayanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang 41,5 kilometer. Rencananya, akan ada 10 stasiun pada tahap dua. Untuk tahap pelaksanaan pembangunan lintas pelayanan LRT tahap 1 akan dimulai pada akhir tahun 2015 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2018. Sedangkan lintas pelayanan LRT tahap 2 akan dimulai pada akhir tahun 2016 dan berakhir pada akhir tahun 2018. (PR KAI)