Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Rail Express, Alternatif Distribusi yang Aman dan Tepat Waktu Bagi Home Industry

Rail Express, Alternatif Distribusi yang Aman dan Tepat Waktu Bagi Home Industry

Berita
22 Juni 2020
by Administrator

Untuk mendukung distribusi pangan nasional tetap berjalan dengan normal, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memaksimalkan salah satu potensi bisnis yang dimilikinya yaitu Rail Express. Rail Express merupakan layanan angkutan barang Station to Station dengan harga terjangkau yang tersedia di 60 stasiun di Pulau Jawa. Rail Express menggunakan kereta bagasi yang dijalankan khusus sebagai KA Parcel One Night Service (ONS) maupun dirangkaikan pada KA Barang Hantaran Potongan (BHP). KA Parcel ONS adalah angkutan barang satu set rangkaian kereta api dengan kapasitas sampai dengan 215 ton dalam tiap perjalanan. Sementara KA BHP adalah angkutan barang yang dirangkaikan dengan KA penumpang dengan kapasitas muatan sampai dengan 20 ton dalam tiap perjalanan.

“KAI siap mendistribusikan barang retail termasuk pangan seperti beras, telur, buah-buahan, sayur-sayuran, dan lainnya dengan aman, tepat waktu, dan efisien,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Selain bahan pangan seperti disebutkan di atas, KAI juga telah melayani angkutan Tahu Susu dari para produsen di daerah Jombang, Jawa Timur. Rata-rata Tahu Susu diangkut dari Stasiun Jombang, Stasiun Kertosono, dan Stasiun Nganjuk dengan volume total perhari antara 20-40 ton.

Pelayanan angkutan Tahu Susu ini juga membantu para UMKM dimana tahu susu ini diproduksi secara rumahan (Home Industry) hampir di semua wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satu produsen mengungkapkan bahwa alasan menggunakan Rail Express dalam distribusinya karena  lebih murah, mudah, aman, dan waktu tempuhnya lebih terprediksi apalagi kiriman dapat sampai di hari yang sama di beberapa jalur distribusi mereka.

Petugas saat melakukan pengecekan ulang sebelum pengiriman barang
Petugas saat melakukan pengecekan ulang sebelum pengiriman barang

Pengiriman Tahu Susu pertama dimulai di tanggal 4 Februari 2020 menggunakan KA Bima dari Jombang tujuan Madiun seberat 34 kg. Setelah itu semakin meningkat setiap harinya. Saat ini, setiap hari ada kiriman Tahu Susu dari tiga stasiun yakni Stasiun Jombang, Stasiun Kertosono, dan Stasiun Nganjuk ke beberapa kota, seperti Solo, Yogyakarta, Cirebon, Bandung, Cikampek, dan Jakarta.

Ini menjadi salah satu wujud bahwa KAI menyediakan pelayanan angkutan barang dengan komoditas yang sangat variatif. Tidak hanya untuk angkutan dengan jumlah volume yang besar, Rail Express juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang ingin mengirimkan barang dengan aman seperti dokumen, barang elektronik, motor, dan lain sebagainya.

Tarif angkutan yang dikenakan per kilogramnya ditetapkan berdasarkan relasi stasiun atau stasiun asal dan stasiun tujuan, dengan skema tarif yakni: “Bea Angkutan = berat (Kg) x tarif/Kg” dan berat minimum angkutan retail adalah 5 Kg.

“Jadi layanan Rail Express ini juga melayani kiriman barang-barang dari perorangan dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pendistribusian juga lebih tepat waktu, karena sesuai dengan jadwal keberangkatan/kedatangan kereta,” ujar Didiek.

Sebagai gambaran tarif Rail Express yang terjangkau, misalnya untuk pengiriman sepeda dari Stasiun Banjar ke Stasiun Lempuyangan di Yogyakarta, tarifnya hanya Rp51.500 dengan berat total sekitar 102,5 kg.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan Rail Express, berikut alur pelayanannya demi keamanan dan kenyamanan bersama.

  1. Pelanggan atau pengirim menyerahkan barang (yang sudah di-packing sesuai standar yang berlaku) ke loket Rail Express di stasiun dengan melampirkan data pengirim dan penerima kepada petugas.
  2. Penimbangan barang dan penempelan sticker pada barang.
  3. Pembayaran oleh pelanggan di loket stasiun Rail Express sesuai biaya angkutan.
  4. Pemuatan barang ke dalam kereta bagasi.
  5. Proses pengiriman barang.
  6. Pembongkaran barang dari dalam kereta bagasi.
  7. Pengambilan barang oleh pelanggan/penerima dengan menunjukkan bukti transaksi barang, kartu identitas asli di loket pengambilan barang Rail Express di stasiun tujuan.

Selama masa pandemi ini, petugas Rail Express KAI juga selalu menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Hal tersebut diterapkan secara merata kepada seluruh personil, barang yang diangkut, serta sarana yang digunakan baik di terminal angkutan barang maupun selama perjalanan, sehingga para pengguna jasa Rail Express tidak perlu khawatir dalam proses pengiriman dan penerimaan barang. (Public Relations KAI)

Bagikan ke: