Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Memukau, Lahan KAI Disulap Menjadi Taman Lokomotif

Memukau, Lahan KAI Disulap Menjadi Taman Lokomotif

Berita
26 Januari 2020
by Administrator

PT Kereta Api Indonesia (Persero) diwakili Daop 8 Surabaya bersama Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah meresmikan Taman Lokomotif yang terletak di Jl. Teuku Umar, Bojonegoro, pada Jumat (24/1). Taman Lokomotif ini merupakan realisasi dari perjanjian kerjasama pemanfaatan aset yang dilakukan KAI dan Pemkab Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah (keempat kiri) dan EVP Daop 8 Suryawan Putra Hia (ketiga kiri) meresmikan Taman Lokomotif secara simbolis.
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah (keempat kiri) dan EVP Daop 8 Suryawan Putra Hia (ketiga kiri) meresmikan Taman Lokomotif secara simbolis.

"Hari ini kami resmikan Taman Lokomotif yang merupakan taman kebanggaan warga Bojonegoro. Hal ini bisa terwujud atas upaya kerja sama MoU antara KAI dengan Pemkab Bojonegoro," kata Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Jumat (24/1).

Bupati Anna menegaskan, taman itu merupakan bukti nyata keseriusan Pemkab dalam memperluas dan mengembangkan ruang terbuka hijau. Pemkab menyulap lahan milik Daop 8 menjadi Taman Lokomotif yang memukau.

Taman yang berada di Jalan Teuku Umar tersebut menyediakan wisata edukasi perkeretaapian. Bahkan, lokomotif legendaris diesel hidraulik seri D 30133 buatan Fried Krupp Jerman yang pernah berjaya di era 1962-1987 juga turut ditampilkan.

Selain itu, di Lokomotif ini terdapat sejumlah spot yang menarik seperti Sculpture Lokomotif, Spot Taman Lansia, Spot Taman Hutan Kota, Spot Taman Olahraga, Spot Watertorn Photoboth, Spot Taman Vegetasi Lokal, dan Spot Diorama Kereta Api.

Taman Lokomotif dilengkapi juga dengan fasilitas penunjang, seperti toilet, pos keamanan, dan area parkir serta nantinya juga akan dibangun Spot Pujasera.

"Sculpture Lokomotif itu lokomotif asli yang sengaja ditempatkan di Taman Lokomotif. Itu tadi yang baru saja diresmikan oleh Bupati Bojonegoro," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitriama. Lokomotif asli yang sengaja didatangan oleh KAI dari Dipo Sidotopo Surabaya, untuk ditempatkan di Taman Lokomotif tersebut.

Spot Sculpture Lokomotif, menampilkan Ikon lokomotif yang diwadahi bentukan dari ide turntable atau meja putar sebagai ikon yang paling mudah diingat. Taman turntable yaitu wadah lokomotif berupa dudukan beton serupa turntable ikonik yang diperindah dengan kolam dan lampu untuk spot untuk swafoto malam sehingga instagramable. Spot foto disediakan spot foto bentuk hati, bentuk ikon taman lokomotif yang eyecathing dan rel kereta api bekas untuk pagar dan jalan setapak.

Kemudian Diorama Kereta Api yang dibangun sebagai upaya mengingatkan sejarah kereta api dan Kabupaten Bojonegoro, serta untuk memperkuat branding Taman Lokomotif. Dalam Diorama Kereta Api ini terdapat miniatur kereta api berikut kelengkapan stasiun, rel, lansekap pendukung dan aksesoris pendukungnya, dengan ukuran skalatis, untuk memperkuat branding taman lokomotif, yang merupakan bentuk mini dari Taman Lokomatif

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menandatangani prasasti peresmian Taman Lokomotif.
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menandatangani prasasti peresmian Taman Lokomotif.

Menurut Anna, ke depan tidak tertutup kemungkinan akan dibangun sarana-sarana lain baik itu pembangunannya di atas tanah milik KAI atau tanah milik pihak-pihak lain yang tentunya melalui komitmen kerjasama.

Dalam kesempatan yang sama Executive Vice President Daop 8, Suryawan Putra Hia menyatakan kereta api memiliki sejarah panjang di Indonesia dari jaman kolonial hingga sekarang tetap survive dekat dengan rakyat, mulai kalangan menengah ke bawah hingga menengah ke atas.

Suryawan mengungkapkan bahwa KAI sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah merealisasikan rencana pembangunan wahana taman lokomotif tersebut.

"Terima kasih, ini baru langkah awal kerjasama antara KAI dengan Pemkab Bojonegoro untuk melayani masyarakat, mengingat masih banyak kerjasama-kerjasama berikutnya," ungkap Suryawan.

Taman lokomotif tersebut rupanya mengundang antusias masyarakat, terutama anak-anak untuk berkunjung. Terbukti, sehari setelah diresmikan, ribuan warga kunjungi Taman Lokomotif Bojonegoro. Hingga pukul 12.00 WIB pada Sabtu (25/1), setidaknya hampir 3 ribu orang telah datang berkunjung. Kebanyakan warga yang datang karena penasaran dan ingin mengetahui secara langsung keberadaan taman tersebut.

Tujuan dari pembangunan Taman Lokomotif ini sebagai sarana persediaan taman dan sarana edukasi, khususnya terkait dengan masalah kereta api.

Terjalinnya kerja sama antara Pemkab Bojonegoro dengan KAI merupakan spirit baru, dalam mengembangkan moda transportasi kereta api dan ruang terbuka hijau dengan konsep yang matang. (Public Relation KAI)

Bagikan ke: