KAI dan Pemkot Semarang Tanda Tangani Kesepakatan Penataan Stasiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap mengembangkan Stasiun Semarang Tawang menjadi kawasan pariwisata. Bentuk kesiapan yang diberikan yaitu dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum Of Understanding (MoU) antara Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Stasiun Semarang Tawang pada Jumat, 27 Oktober 2019.
Penandatanganan MoU yang dilakukan sebagai komitmen awal dan landasan KAI dan Pemkot Semarang untuk bersinergi dalam melakukan penataan Stasiun Semarang Tawang yang menjadi bagian dari Kawasan Kota Lama Semarang dan Stasiun Semarang Poncol. Kesepakatan ini dimulai dari tahap perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan.
Dirut KAI, Edi Sukmoro menandatangani MoU Penataan Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol
Edi Sukmoro mengatakan, KAI mendukung penuh penataan Kota Semarang khususnya pengembangan Kawasan Kota Lama sebagai tujuan wisata di Jawa Tengah.
"Saya bangga kota kelahiran saya bisa semakin maju. Terbukti di tangan Pak Wali dan Bu Wakil, Semarang luar biasa," ungkap Edi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, Pemkot mendukung penuh dan mengapresiasi upaya yang dilakukan KAI melakukan penataan kawasan Stasiun Tawang.
"Penataan ini akan menyatu dengan Kota Lama. Apalagi Januari besok sudah dimulai tahap dua revitalisasi Kota Lama. Jadi, kawasan Tawang akan jadi satu kesatuan dengan Kota Lama," jelasnya. "Kota Semarang sudah bukan kota transit, tapi jadi kota tujuan. Diharapkan target wisatawan nanti akan penuh," tambahnya.
KAI berencana membangun patung Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno setinggi 14 meter, di tengah polder Stasiun Tawang, Kota Semarang. Selain pembangunan patung Ir. Soekarno, rencana penataan yang akan dilakukan diantaranya yaitu, pembangunan masjid di area Stasiun Tawang, penataan area parkir serta pembangunan gapura gate in dan gate out di Stasiun Tawang.
Peletakan batu pertama oleh Wakil Walikota Semarang
Demi mendukung kenyamanan dan kelancaran pariwisata dengan tujuan Kota Lama, Pemkot Semarang akan membangun halte BRT di area Stasiun Semarang Tawang dan memanfaatkan area polder untuk rumah genset sebagai pengendali banjir di kawasan itu. Selain itu, pemkot Semarang juga akan membangun taman kota di bekas SPBU kawasan Stasiun Poncol, sehingga akan menambah keasrian Kota Semarang.
Penataan Stasiun Tawang yang menjadi bagian dari Kawasan Kota Lama diharapkan dapat memunculkan spot baru yang dapat menarik wisatawan, sehingga meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang dengan menggunakan moda transportasi kereta api yang terintegrasi dengan angkutan perkotaan yakni BRT. (Public Relations KAI)