Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
RI 2 Gunakan KA Untuk Meninjau Jalur Ganda Semarang Sampai Bojonegoro

RI 2 Gunakan KA Untuk Meninjau Jalur Ganda Semarang Sampai Bojonegoro

Berita
28 April 2014
by Administrator

Wakil Presiden Boediono beserta Ibu Herawati Boediono, Kamis (24/4) dan Jumat (2/4), melihat secara langsung proses pembangunanan rel jalur ganda lintas utara pulau Jawa. Dalam kegiatan selama dua hari ini, Wapres membagi dua peninjauan ini, yang meliputi Semarang - Bojonegoro dan Bojonegoro - Surabaya. RI 2 itu didampingi oleh Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Dirut PT KAI Ignasius Jonan, dan Wamenhub Bambang Susantono dan sejumlah pejabat lainnya.

"Kunjungan kali ini memang temanya untuk cek pembangunan infrastruktur. Double track ini tampaknya sudah hampir tuntas, ada beberapa spot yang harus ditangani. Dalam waktu dekat bisa hubungkan Jakarta-Surabaya dengan rel ganda," katanya.

Dirut PT KAI mendampingi Wapres Boediono saat di Stasiun Semarang

Dirut PT KAI mendampingi Wapres Boediono saat di Stasiun Semarang

Tiba di Stasiun Bojonegoro, Wapres bersama rombongan mendapatkan penjelasan pengerjaan proyek dari 4 kepala satuan kerja pembangunan jalur ganda lintas utara. Dalam kesempatan ini Direktur Jenderal Perkeretaapian dan Dirut PT KAI melakukan penandatanganan kesepakatan mengenai Grafik Perjalanan Kereta Api tahun 2014 (Gapeka).

Dirut PT KAI Ignasius Jonan dan Dirjenka, Hermanto Dwiatmokosaling bertukar draft PKS Gapeka 2014

Dirut PT KAI Ignasius Jonan dan Dirjenka, Hermanto Dwiatmokosaling bertukar draft PKS Gapeka 2014

Sementara itu Dirjenka Hermanto menambahkan dengan adanya jalur ganda ini estimasi waktu tempuh KA penumpang Jakarta-Surabaya adalah 9 jam dari sebelumnya berkisar 11 jam. Sedangkan waktu tempuh untuk KA barang dari 18,5 jam menjadi 16 jam.

Ia juga menjelaskan, bahwa sisa pengerjaan jalur ganda Babat-Kandangan-Pasar Turi, diharapkan akan dapat diselesaikan pada akhir bulan Mei mendatang. Ditambahkannya dengan selesainya jalur ganda ini akan ada penambahan kereta 2 kali lipat, sebelumnya jalur Surabaya-Jakarta hanya dilintasi oleh 90 KA per hari, dengan adanya jalur ganda ini otomatis menjadi 180 KA. (Humaska)

Bagikan ke: