
Presiden SBY Kunjungi Korban Erupsi Gunung Kelud Menggunakan KA
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertolak ke Madiun, Jawa Timur, dengan menggunakan Kereta Api Luar Biasa dari Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (16/2). Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri, akan meninjau langsung penanganan korban letusan Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur. Turut dalam kunjungan kerja kali ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri ESDM Jero Wacik, Menkes Nafsiah Mboi, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Kapolri Jenderal Sutarman, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan (kiri) mendampingi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono menuju Kereta Luar Biasa di Stasiun Gambir (16/2).
Kereta Luar Biasa bertolak dari Stasiun Gambir, Jakarta, pukul 07.04 dan tiba di Stasiun Madiun pada pukul 18.03. Pada perjalanan ini, KLB berhenti di beberapa stasiun guna memberikan kesempatan pada masyarakat berinteraksi dengan Presiden dan Ibu Negara. Stasiun-stasiun itu antara lain, Cirebon Kejaksan, Purwokerto, Yogyakarta, dan Solo Balapan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan berbincang dengan penumpang di Stasiun Cirebon Kejaksan (16/2)
Presiden juga menyampaikan kepada mereka, dirinya dan rombongan hendak menuju Madiun dan selanjutnya menuju Kediri guna melihat dari dekat kondisi daerah tersebut pasca erupsi Gunung Kelud. Selain itu juga akan meninjau langsung kondisi para pengungsi akibat bencana tersebut. (Humaska)