Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
KAI Sampaikan Inovasinya Dihadapan CEO Operator KA Asean

KAI Sampaikan Inovasinya Dihadapan CEO Operator KA Asean

Berita
29 November 2018
by Administrator

PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengikuti kegaiatan Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs’). Kegiatan ARCEO ke-40 ini diadakan di Nay Pyi Taw, Myanmar pada 26-29 November 2018 setelah sebelumnya pada 2017 diadakan di Malaysia dan 2016 di Indonesia sebagai tuan rumah. ARCEO merupakan gabungan dari operator kereta api yang ada di Asia Tenggara. Saat ini terdapat 7 perusahaan yang tergabung dalam ARCEO yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI, Myanmar Railways (MR), State Railways of Thailand (SRT), Vietnam Railways (VNR), Ministry of Public Works and Transport, Cambodia (MPWT), Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTM), dan Lao Railways Authority (LR). Kedepan Filipina, Singapura, dan Brunei Darussalam rencananya juga akan bergabung dengan ARCEO. ARCEO Conference merupakan ajang untuk menyampaikan kemajuan dari masing-masing perusahaan sehingga dapat memajukan perkeretaapian di Asia Tenggara kedepannya.

CEO Operator Kereta Api Asia Tenggara
CEO Operator Kereta Api Asia Tenggara

KAI memiliki 2 agenda utama pada ARCEO kali ini, yang pertama adalah menyampaikan kemajuan industri perkeretaapian di Indonesia, seperti dari sisi teknologi, kemanan, ketepatan waktu dan berbagai penigkatan pelayanan KAI. "Karena bagi saya, pelayanan kereta api di Indonesia itu paling baik jika dibandingkan dengan negara-negara Asean lainnya, variable nya dari jumlah penumpang. Jadi kita akan share inovasi apa yang sudah kita lakukan," kata Edi. Edi Sukmoro menyampaikan berbagai inovasi yang telah dilakukan misalnya pada angkutan penumpang, Edi menjelaskan tentang pengoperasian perkembangan sistem pembayaran, pengoperasian LRT Sumatera Selatan, kereta Eksekutif New Image, dan Argo Bromo Anggrek Luxury Class yang menggunakan kereta sleeper. "Ini seperti kelas bisnis di pesawat, dengan kapasitas 18 penumpang, semua bisa tidur selama perjalanan dengan berbagai fasilitas entertaiment yang kita sediakan," ujar Edi.

Pada inovasi angkutan KA Barang, KAI menyampaikan tentang pengoperasian KA Angkutan Limbah di Surabaya. KAI melalui anak usahanya, PT KA Logistik merupakan operator KA pertama di Asia Tenggara yang mengangkut limbah industri. Direktur Operasi dan Pemasaran KALOG Sugeng Priyono mengatakan dengan menggunakan kereta api untuk angkutan limbah akan meminimalisasi risiko kecelakaan hingga pencemaran lingkungan. Angkutan limbah dengan moda kereta api merupakan wujud sinergi antara KAI, Kalog, dan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) untuk menciptakan angkutan limbah yang ramah lingkungan dan efisien baik dalam kapasitas angkut dan waktu tempuh. KALOG bersama KAI dan PPLI telah mempersiapkan prosedur untuk memastikan keamanan angkutan di antaranya dengan pengawalan personil bersertifikasi penanganan limbah untuk setiap perjalanan.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyampaikan kemajuan perusahaan
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyampaikan kemajuan perusahaan

Selain menyampaikan inovasi pada bisnis, KAI juga menyampaikan inovasi pada bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). KAI kini memiliki 4 Rail Clinic yang bertugas untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di sekitar jalur KA. Dalam Rail Clinic ini terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan lainnya. Inovasi ini menarik perhatian dari operator kereta api lainnya yang ingin mengetahui bagaimana skema pelaksanaan Bakti Sosial menggunakan Rail Clinic ini misalnya dalam hal penyediaan tenaga medis dan proses mengundang masyarakat. "Untuk program ini kita bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan ini semua gratis, ini bagian dari CSR," ungkap Edi.

Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo mengunjungi salah satu Dipo di Myanmar dalam rangkaian kegiatan Arceo Conference
Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo mengunjungi salah satu Dipo di Myanmar dalam rangkaian kegiatan Arceo Conference

Selain menyampaikan inovasi yang dimiliki KAI, Edi sukmoro juga memperkenalkan Indonesia Railway Development Consortium (IRDC). IRDC terdiri dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT INKA (Persero), PT Len Industri (Persero) dan BUMN Karya. Perusahaan plat merah ini memiliki model paket pengembangan transportasi masal kereta api di sebuah negara. "IRDC ini ingin partisipasi mana kala Asean ini memberikan kesempatan untuk melakukan pembangunan kereta api, kemudian pengoperasian, hingga pemeliharaan di asean," ujar Edi.  Diharapkan pengenalan IRDC ini menjadi langkah awal perusahaam Indonesia untuk ekspansi di pasar Asean dalam hal pengembangan perkeretaapian.

Bagikan ke: