Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
Presiden RI Joko Widodo Resmikan KA Bandara Internasional Minangkabau

Presiden RI Joko Widodo Resmikan KA Bandara Internasional Minangkabau

Berita
23 Mei 2018
by Administrator

Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian KA Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Senin (21/5). KA dengan nama Minangkabau Ekspress ini memiliki stasiun akhir yaitu Stasiun Bandara di Padang Pariaman, dengan perjalanan awal dari Stasiun Padang. Jalur kereta api sepanjang 22,7 kilometer (km) ini mulai dirampungkan sejak 2015 menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden RI Joko Widodo menggunakan KA Minangkabau Ekspress dari Stasiun Padang menuju Stasiun BIM
Presiden RI Joko Widodo menggunakan KA Minangkabau Ekspress dari Stasiun Padang menuju Stasiun BIM

"Kami ingin kurangi sebanyak-banyaknya penggunaan mobil pribadi di jalanan. Biasanya kan orang pakai transportasi massal, karena tujuan lain dari transportasi massal itu adalah untuk mengurangi kemacetan, apalagi selama ini kemacetan bisa terjadi, dengan disebabkan adanya kecendrungan masyarakat menggunakan angkutan pribadi," jelas Jokowi. Presiden yang akrab disapa Jokowi itu pun berharap, dengan diresmikannya kereta api bandara ini, maka kemacetan yang disebabkan berlebihnya penggunaan kendaraan pribadi, baik di Kota Padang maupun di Padang Pariaman, dapat berkurang.

Ia pun menyebut dengan diresmikannya kereta api bandara ini, maka di Indonesia sudah ada tiga transportasi kereta api yang terkoneksi dengan bandara yaitu Soekarno Hatta di Jakarta, dan Bandara Kualanamu di Medan. Jokowi pun menyampaikan bahwa dengan adanya angkutan kereta api yang terkoneksi dengan BIM, maka layanan penumpang atau masyarakat ke BIM mendapatkan layanan yang prima, karena terkoneksi dengan pintu keberangkatan, apalagi saat ini juga tengah dilakukan perluasan bandara BIM.

Sambutan oleh Presiden RI Joko Widodo
Sambutan oleh Presiden RI Joko Widodo

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, pemerintah masih memberikan subsidi bagi penumpang di periode awal operasional KA Minangkabau Ekspress. Saat ini tarif KA Minangkabau Ekspress dari Stasiun Padang ke Stasiun BIM dan sebaliknya adalah sebesar Rp10.000 per penumpang. Tarif yang sama berlaku untuk rute Stasiun Tabing-Stasiun BIM dan Stasiun Duku-Stasiun BIM. Sedangkan untuk rute Stasiun Padang - Stasiun Tabing PP dan Stasiun Tabing - Stasiun Duku PP berlaku tarif sebesar Rp. 5.000 per penumpang. Sejak uji coba pengoperasian pada 1 Mei 2018, jumlah penumpang KA Bandara meningkat dengan tingkat keterisian penumpang atau load factor saat ini mencapai 30 persen. "Kami berharap pengoperasian KA Bandara Minangkabau Ekspres sebagai kereta bandara ketiga di Indonesia, dapat menjadi model angkutan umum terintegrasi di kota Padang. Sekaligus, meningkatkan kapasitas dan pelayanan dalam mendukung Angkutan Lebaran Tahun 2018," ujar Budi

KAI menyiapkan 1 (satu) trainset KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik) terdiri dari empat kereta yang dapat mengangkut total 393 penumpang, terdiri 200 penumpang duduk dan 193 penumpang berdiri. Selama 40 menit waktu perjalanan dari Padang ke BIM, penumpang dapat menikmati fasilitas berupa pendingin udara, TV, dan colokan listrik di KA bandara ini. Selain itu, layaknya KA bandara lainnya, KA Minangkabau Ekspress juga dilengkapi dengan rak atau keranjang untuk bagasi penumpang. KA ini juga mengakomodir penumpang berkebutuhan khusus dengan disediakannya area untuk penumpang berkursi roda di kereta.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, “Jadi, kita untuk sementara membeli kereta baru satu trainset, nanti akan di tambah manakala memang penumpangnya ini akan meningkat, jadi ini memang seperti ujian pertama kalau memang masyarakat membutuhkan ini lebih banyak, maka kami akan datangkan trainset-trainset selanjutnya, perlu diingat bahwa kereta api di divisi regional II ini perlu dukungan supaya antar kota yang sekarang katanya juga sudah menjadi masalah seperti padang panjang bukit tinggi, kalau hari libur itu macet, kami akan berupaya supaya bisa disambung dengan kereta api.” (Public Relations KAI)

Bagikan ke: