Penandatangan MoU antara KAI dengan TNI AL, TNI AU, dan Perum LKBN ANTARA
Jumat (13/4) telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara PT Kereta Api Indonesoia (Persero) dengan TNI Angkatan Laut (AL), TNI Angkatan Udara (AU), dan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara di Stasiun Gambir, Jakarta. Acara penandatangan nota kesepahaman kerja sama tersebut turut dihadiri oleh Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI Apriyono Wedi Chresnanto, Direktur SDM dan Umum KAI R. Ruli Adi, Asisten Personel Kasal Laksamana Muda TNI Karma Suta, S.E, M.M, Asisten Personel Kasau Marsekal Muda TNI Anastasius Sumadi, dan Direktur Utama ANTARA Meidyatama Suryodiningrat beserta jajarannya.
Penandatanganan MoU antara KAI dengan TNI AL dan TNI AU
Adapun ruang lingkup dari ketiga Nota Kesepahaman yang ditandatangani yaitu pertama Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KAI dan TNI AL mengenai penugasan personel, pendidikan, pelatihan dan pertukaran informasi yang masa berlaku perjanjian tersebut berlaku sampai dengan 13 April 2020. Selanjutnya adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara KAI dengan TNI AU tentang pendayagunaan sumber daya dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi TNI AU dan PT KAI dimana masa berlaku perjanjiannya sampai dengan 13 April 2021.
Apriyono Wedi Chresnanto menjelaskan, KAI secara konsisten melakukan continous improvement di lingkup sarana, prasarana, aset dan SDM baik itu di induk perusahaan maupun grup anak perusahaan milik KAI untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan. “Dengan meningkatnya jumlah penumpang kereta api maka kami dituntut untuk selalu menjaga aspek keselamatan, kenyamanan, keamanan dan pelayanan kepada penumpang,” ujarnya.
Asisten Personel Kasau Marsekal Muda TNI Anastasius Sumadi menambahkan kerjasama ini saling menguntungkan bagi semua pihak karena kaitannya dengan keamanan dan keselamatan kerja yang merupakan tanggungjawab kita semua. “Tentunya program kerja sama ini kita sambut dengan baik dan akan dijadikan sebagai program pembinaan personel secara keseluruhan. Nantinya program ini ditujukan kepada personel yang akan memasuki masa pensiun dan ingin meneruskan pengabdiannya di bidang penugasan yang berbeda” ujar Anastasius Sumadi.
Asisten Personel Kasal Laksda TNI Karma Suta Dalam sambutannya pada kesempatan ini mengatakan, dengan dilaksanakannya penandatanganan PKS antara KAI dan TNI AL, merupakan salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan secara mutualistik dan profesional. “PKS ini merupakan hal penting karena sebagai dasar payung hukum dalam menjalin kerja sama yang baik,” jelas Karma Suta. Dengan adanya PKS ini, TNI AL akan melaksanakan tugasnya membantu pemerintah dalam mengamankan obyek vital nasional yang bersifat strategis.
Direktur SDM dan Umum KAI R. Ruli Adi menyerahkan miniatur Lokomotif kepada Direktur Utama ANTARA Meidyatama Suryodiningrat usai penandatangan MoU
Selain penandatanganan dengan pihak TNI, KAI bekerja sama dengan LKBN ANTARA pada dua aspek, yang pertama sebagai bagian dari sinergi BUMN yang diarahkan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno. Kedua, bagian dari tugas ANTARA yaitu menginformasikan ke publik mengenai perkembangan pembangunan di Indonesia. Meidyatama Suryodiningrat yang akrab disapa Dimas menjelaskan melalui pemanfaatan aset dan kompetensi bersama, KAI dan LKBN ANTARA dapat menyebarkan serta menginformasikan pada masyarakat mengenai perkembangan pembangunan di Indonesia. “Kami mengapresiasi KAI yang sudah merubah citra menjadi sangat baik. Ini merupakan sinergi BUMN untuk membantu masyarakat memberikan harapan bahwa negara ini telah maju dan kita sudah berjalan diarah yang benar", pungkasnya.
Suasana kegiatan
R. Ruli Adi mengatakan bahwa perjanjian ini dilakukan untuk satu tujuan yakni memberikan pelayanan yang terbaik. “Kami akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa kereta api melalui penandatanganan MoU ini,” tutupnya. (Public Relations KAI)