Kick Off HUT di Walini, Kementerian BUMN Gunakan KLB
Kick off pelaksanaan kegiatan HUT ke-20 Kementerian BUMN telah dimulai. Seremonial acara ditempatkan di Perkebunan Walini, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu (21/3). Menteri BUMN Rini Soemarno hadir memimpin jalannya acara dan diikuti oleh jajaran Eselon I Kementerian BUMN serta Direksi beberapa BUMN yang berulang tahun pada bulan Maret dan April.
Rombongan berangkat menuju Walini menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) dengan stamformasi KLB terdiri dari kereta makan, 2 kereta eksekutif, kereta wisata Jawa, kereta wisata Sumatra, kereta wisata Bali, dan kereta wisata Toraja dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Maswati. Selama perjalanan, jajaran KAI dipimpin Direktur Operasi, Slamet Suseno Priyanto dan Direktur Pengelolaan Sarana, Azahari ikut mendampingi rombongan Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Rini Soemarno berbincang dengan para Direktur BUMN ketika dalam perjalanan menuju Walini.
Tiba di Stasiun Maswati, Rini Soemarno disambut oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan jajaran KAI Kantor Pusat hingga Daop 2 dan Pangdam III Siliwangi, Doni Monardo. Tidak hanya itu, kedatangannya juga disambut oleh siswa siswi SD dan SMP serta masyarakat setempat yang sudah berjejer menunggu kedatangannya.
Membuka Seremonial, Sekretaris Kementerian BUMN Imam A. Putro menyampaikan sepatah dua patah kata terkait kegiatan. Ia menyebutkan ada satu program yang diberikan untuk masyarakat dan program tersebut bisa benar-benar menunjukkan kehadiran BUMN di tengah masyarakat yaitu melalui Program Padat Karya Tunai yang akan dilakukan di beberapa daerah hingga akhir tahun. “Acara ini juga bertujuan untuk membangun kebersamaan antar BUMN dan antara BUMN dengan masyarakat untuk lebih mewujudkan dan mengimplementasikan slogan BUMN untuk negeri,” katanya.
Selanjutnya, dalam sambutannya, Menteri Rini mengatakan bahwa ia menginginkan BUMN bisa bermanfaat bagi bangsa. “BUMN itu milik negara, berarti milik rakyat. Oleh karena itu fungsi kita adalah bagaimana kita bisa membesarkan dan menyehatkan BUMN sehingga BUMN ini bermanfaat bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya. Menteri Rini juga menekankan agar antar sesame BUMN tidak saling berkompetisi dan tidak ada sekat-sekat yang nantinya malah akan menjatuhkan hingga berdampak pada kerugian di tubuh BUMN.
“Yang paling saya tekankan adalah kita (antar BUMN) ini adalah satu keluarga besar, Sekarang yang ada adalah saling mendukung, sinergi BUMN sekarang betul-betul sudah terbentuk. Kalau kita ingin memperkuat BUMN, itu tidak terlepas kita harus saling bersinergi, dari yang paling kecil hingga paling besar,” katanya.
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Operasi KAI Slamet Suseno Priyanto (kedua dari kanan) dan Direktur Pengelolaan Sarana KAI Azahari (belakang Menteri) melihat interior rangkaian Kereta Eksekutif
Ia menekan sekali lagi agar sesama BUMN bisa saling berkomunikasi salah satunya melalui aplikasi Sobat BUMN. “Tujuannya bukan untuk saling menyalahkan, tapi bagaimana bersama-sama memperbaiki diri untuk kepentingan bangsa dan Negara,” jelasnya. Menteri Rini juga berharap para BUMN memperhatikan karyawan-karyawannya yang masih membutuhkan terutama masalah perumahan, kesehatan dan pendidikan untuk anak-anaknya.
Pada acara tersebut Menteri Rini juga menyampaikan terkait program bersama yaitu Kereta Cepat Jakarta Bandung. Ia mengatakan bahwa tol Jakara-Bandung yang sangat padat serta pertumbuhan kota-kota seperti Karawang dan Bekasi yang pesat, nantinya akan membuat Jakarta-Bandung menjadi Metropolitan yang sangat besar. Karena itu ia berharap adanya transportasi yang cepat dan dapat diandalkan, salah satunya kereta cepat. “Mohon dukungan dan doa dari semuanya bahwa ini menjadi kerja besar kita bersama sebagai BUMN dan kita menunjukkan bahwa BUMN mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa,” tegasnya.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro memenuhi undangan Kementerian BUMN untuk menanam pohon di Walini
Bantuan CSR tidak lupa diberikan kepada masyarakat setempat sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung BUMN dalam menjalankan peran sebagai agent of development untuk memastikan adanya pembangunan proyek kereta cepat di Walini.
Pada acara tersebut, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro juga diundang dalam seremoni pembukaan Program Padat Karya Tunai dan diajak untuk menanam Bunga Lavender bersama Direktur BUMN lainnya sebagai simbol dedikasi BUMN untuk masyarakat. Selesai acara di Walini, rombongan Kementerian BUMN kembali ke Jakarta dengan menggunakan Kereta Inspeksi Generasi ke-2 didampingi Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Direktur Operasi KAI Slamet Suseno Apriyanto dan jajaran KAI lainnya. (Public Relations KAI)