
KAI Bangun Kawasan TOD di Lahan Kwartir Nasional, Cibubur
Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan membangun kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang di dalamnya terdapat hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kawasan TOD tersebut akan dibangun di Stasiun LRT Jabodebek yang berada di kawasan Cibubur. Hal ini tertuang dalam MoU terkait pemanfaatan lahan antara KAI dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka di Cibubur tepatnya dekat dengan Taman Wiladatika yang seluas 19 hektar. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault dan Direktur Manajemen Aset KAI Dody Budiawan, Rabu (24/1).

Suasana pertemuan KAI dan Kwarnas. Foto: Dok Humas Kwarnas
Dengan adanya pengembangan TOD di Stasiun LRT Cibubur ini, Dody berharap bahwa masyarakat terutama yang bekerja di DKI Jakarta bisa memanfaatkan hunian khusus MBR ini. "Jadi dengan adanya LRT dan hunian di sana, masyarakat itu bisa memanfaatkan transportasi masal itu, jadi tidak perlu cost yang besar untuk transportasi mereka, kalau mereka bekerja di Jakarta, jadi lebih praktis, dan kita rencanakan sudah disampaikan kita akan membuat MBR di setiap TOD," tambah Dody.
Adhyaksa Dault mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh dalam pembangunan TOD di Cibubur ini, seperti mengurangi kemacetan, mengurangi pengeluaran masyarakat, membangun budaya transportasi yang baik, masyarakat juga mendapatkan transportasi massal yang nyaman sehingga mempercepat perpindahan manusia dan barang. “"Jadi dalam kerja sama ini tidak ada penjualan lahan yang dilakukan oleh Kwarnas dengan PT KAI, melainkan pemanfaatan lahan,” ujar Adhyaksa Dault.

Proses penandatanganan MoU. Foto: Dok Humas Kwarnas
Dalam kegiatan penandatanganan MoU tersebut, tercetus pula ide penamaan nama Stasiun LRT Cibubur menjadi Stasiun Pramuka Cibubur. “Pemberian nama itu penting untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya organisasi Gerakan Pramuka dalam membangun bangsa ini. “Biar selalu dikenang dan diingat oleh masyarakat,” ujar Adhyaksa.
Dody mengatakan, pihaknya belum memikirkan nama stasiun LRT yang ada di Cibubur. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya nama itu kepada Kwarnas Gerakan Pramuka. Mendengar usulan tersebut, Dody tidak keberatan. “Itu terserah Kwarnas mau dikasih nama apa. Nama Stasiun Pramuka Cibubur juga bagus,” jelasnya.
Dody Budiawan mengatakan, untuk tahap awal pihaknya akan memanfaatkan lahan seluas 4 hektar. "Awalnya ini sekitar 4 hektar tapi ini bertahap, setelah ini kita akan membuat FS untuk membuat desain dan segala macam," kata Dody. Dody menyebutkan, lahan seluas 4 hektar ini nantinya akan dibangun stasiun LRT Jabodebek serta bangunan komersial lainnya termasuk hunian khusus MBR. "Kita akan masuk ke MBR, untuk mendukung program pemerintah. Di sekitar stasiun itu, jadi nempel dengan stasiun itu," ujar dia. (Public Relations KAI)