Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
MoU KAI dan Inka untuk Pengadaan LRT Jabodebek

MoU KAI dan Inka untuk Pengadaan LRT Jabodebek

Berita
18 Januari 2018
by Administrator

Sebagai tindak lanjut proyek Pemerintah untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, Kamis (18/1) dilakukan kunjungan kerja oleh beberapa menteri ke Kantor Pusat PT PT Industri Kereta Api (Persero) di Madiun, sekaligus dilaksanakan penandatanganan kontrak pengadaan LRT Jabodebek antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT INKA. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Bambang Eko Martono, dengan Dirut Inka Budi Noviantoro, dan disaksikan langsung oleh Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta Dirjen Perkeretaapian Zulfikri. Turut hadir juga pada kegiatan tersebut, Wamen Keuangan Mardiasmo, dan Kepala BPPT Unggul Priyanto.

Proses penandatanganan MoU
Proses penandatanganan MoU

KAI memesan 31 rangkaian LRT Jabodebek untuk melayani 450.000 penumpang setiap harinya. Setiap rangkaian LRT terdiri dari 6 kereta yang mampu mengangkut hingga lebih kurang 1.300 penumpang per perjalanan. Kelebihan dari LRT ini adalah lebih cepat dibanding kereta jenis lain dan kereta ini tidak memiliki masinis. Meski tidak ada masinisnya, tetapi akan ada petugas yang disiagakan untuk menjaga peralatannya. Inka menyanggupi tiga dari 31 rangkaian LRT Jabodebek rampung tahun depan, dan secara keseluruhan selesai pada April 2019 pengerjaannya. Adapun kontrak untuk pengadaan LRT ini adalah sebesar Rp3,9 T.     

Foto bersama
Foto bersama

Luhut mengatakan pemilihan Inka dilakukan, karena Inka mampu membuat LRT dengan lebih murah, serta membuka lapangan kerja baru. “Kita pilih Inka untuk menciptakan lapangan kerja, perguruan tinggi semua terlibat. Ada yg buat pintu, badan, semua terlibat," tutur Luhut.  Menteri Luhut menyebut bahwa kunjungan ke Inka ini adalah momen penting untuk meningkatkan penggunaan muatan lokal. "Kalau kita sinergikan semua, itu pasti bisa," katanya.

"Dengan adanya proyek ini, diharapkan terjadi penciptaan lapangan kerja baru serta efek berganda terhadap keterlibatan IKM," kata Airlangga Hartarto. Menurutnya, industri kereta api di Indonesia telah tumbuh dan berkembang baik dari sisi kemampuan teknologi maupun bisnisnya.

Berdiskusi saat melakukan site visit
Berdiskusi saat melakukan site visit

Pembangunan LRT Jabodebek merupakan salah satu proyek strategis pemerintah dalam rangka memberikan kemudahan dan kecepatan transportasi kepada masyarakat. Usai melakukan penandatanganan, Bambang Eko Martono beserta rombongan melakukan plant tour ke ruang produksi. Di ruang produksi, rombongan diperlihatkan progres pengerjaan kereta pesanan KAI diantaranya LRT untuk Palembang, KA Bandara Minangkabau Padang dan KA Bandara Adi Soemarmo Solo, serta pembuatan 438 kereta penumpang kelas Kereta Eksekutif dan Premium. (Public Relations KAI)

Bagikan ke: