Pesan tiket perjalananmu kini lebih mudah di KAI.

Pesan Sekarang!
KAI Logo
PT KAI Kerjasama Bidang Keselamatan dan Keamanan dengan PT. Sucofindo

PT KAI Kerjasama Bidang Keselamatan dan Keamanan dengan PT. Sucofindo

Berita
28 Februari 2013
by Administrator

Sinergi antar BUMN saat ini terus dilakukan oleh sejumlah BUMN di Indonesia, termasuk PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Salah satu bentuk sinergi tersebut PT KAI menggandeng PT. Sucofindo (Persero) untuk bekerjasama dalam bidang peningkatan keselamatan, kesehatan dan keselamatan kerja serta keamanan di lingkungan PT KAI. Kerjasama tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT KAI dengan PT. Sucofindo (Persero), Rabu (27/2), di Ruang Rapat Stasiun Gambir, Jakarta.

Dirut PT KAI Ignasius Jonan (kanan) menyerahkan nota kesepahaman kerjasama bidang keselamatan dan keamanan kepada Dirut PT. Sucofindo (Persero) Arif Safari di Stasiun Gambir, Rabu (27/2).

Dirut PT KAI Ignasius Jonan (kanan) menyerahkan nota kesepahaman kerjasama bidang keselamatan dan keamanan kepada Dirut PT. Sucofindo (Persero) Arif Safari di Stasiun Gambir, Rabu (27/2).

Dalam sambutannya, Dirut PT KAI Ignasius Jonan mengungkapkan, kerjasama ini dilakukan karena PT KAI membutuhkan sertifkasi untuk meningkatkan pelayanan dengan menggunakan standar yang diterima oleh umum. "Selera penumpang itu berbeda-beda dan itu pasti mahal. Oleh karena itu, untuk standar keselamatan, kami ingin mempunyai standar yang mengikuti standar internasional. Banyak sekali standar keamanan terutama keselamatan yang ingin kami tingkatkan," ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT. Sucofindo Arif Safari mengatakan, pihaknya sangat senang atas kepercayaan yang diberikan oleh PT KAI untuk melakukan berbagai survey dalam rangka memperkuat cara pelayanan PT KAI kepada pelanggannya. Survey yang akan dilakukan Sucofindo pun cukup banyak, satu di antaranya adalah survey mengenai kepuasan pelanggan. Dari hasil survey tersebut nantinya PT KAI akan dapat membangun Standar Operasional Prosedur (SOP) agar standar pelayanan diberikan sama dimanapun, mulai dari standar pelayanan di kereta, di stasiun, dll. Standar keamanan dan keselamatan pun ikut terintegrasi di dalamnya. Arif menambahkan, platform yang akan digunakan dalam sertifikasi tersebut adalah ISO 9000. Ia menuturkan, penerapan manajemen keamanan dalam platform ini cukup mudah.

Selama tahun 2013 ini diperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api berkisar antara 220-230 juta penumpang dalam setahun. Pada tahun 2020, ditargetkan PT KAI akan dapat melayani hingga 600 juta penumpang dalam setahun. Dengan semakin bertambahnya jumlah penumpang tersebut, maka harapan masyarakat khususnya pengguna jasa kereta api pun akan semakin tinggi. Sehingga dibutuhkan suatu standar sertifikasi yang memadai untuk memenuhi kepuasan pelanggan. (Humaska)

Bagikan ke: