
Liburan Sekolah Makin Hemat, 1,1 Juta Kursi Kereta Diskon 30% Ludes Diburu!
Musim libur sekolah tahun ini kembali membuat masyarakat ramai bepergian menggunakan kereta api. Dari Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, hingga Sukabumi, banyak orang memilih kereta sebagai teman perjalanan menuju kampung halaman, destinasi wisata, maupun kota tujuan pendidikan.
Momentum ini turut didorong oleh program Diskon Transportasi 30% dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan yang disalurkan lewat PT Kereta Api Indonesia (Persero). Hingga 29 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 1.101.788 tempat duduk telah terpesan dari total kuota 1.174.624 kursi untuk periode keberangkatan 20 Juni–5 Juli 2026, setara 93,80% dari kapasitas yang tersedia. Artinya, tersisa 72.836 kursi bagi masyarakat yang masih ingin memanfaatkan kesempatan ini.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai dukungan pemerintah agar masyarakat bisa mengatur perjalanan libur sekolah dengan biaya yang lebih ringan. Program ini memberi ruang bagi keluarga, pelajar, mahasiswa, dan pekerja untuk merencanakan perjalanan lebih awal, sekaligus memberi lebih banyak pilihan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terencana.
Pemesanan tiket diskon meningkat menjelang akhir pekan. Pemesanan terbanyak tercatat pada 28 Juni 2026 dengan 90.366 pelanggan, disusul 27 Juni sebanyak 87.175 pelanggan, dan 26 Juni sebanyak 85.397 pelanggan. Data ini menunjukkan bahwa akhir pekan menjadi hari yang paling banyak dipilih masyarakat untuk memulai perjalanan libur sekolah.
Secara keseluruhan, jumlah pelanggan pada periode libur sekolah 20 Juni sampai 5 Juli 2026 telah mencapai 2.745.605 orang, dengan rincian 1.098.290 pelanggan menggunakan tiket diskon dan 1.647.315 pelanggan menggunakan tiket nondiskon. Pelanggan diskon berkontribusi 40% dari total jumlah perjalanan pada periode tersebut.
Sejumlah kereta api menjadi favorit selama musim libur sekolah ini. KA Joglosemarkerto mencatat jumlah pelanggan diskon tertinggi dengan 55.844 pelanggan, disusul KA Ambarawa Ekspres 51.749 pelanggan, KA Pangrango 43.768 pelanggan, KA Sawunggalih 37.649 pelanggan, dan KA Jayakarta 36.699 pelanggan. Kereta-kereta ini memang menjadi andalan masyarakat untuk bepergian ke kota-kota tujuan wisata, pendidikan, maupun kunjungan keluarga selama masa liburan.
Dari sisi stasiun keberangkatan, jumlah pelanggan diskon tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 126.478 pelanggan, disusul Yogyakarta 77.064 pelanggan, Semarang Tawang 52.890 pelanggan, Semarang Poncol 50.439 pelanggan, dan Lempuyangan 42.450 pelanggan. Untuk stasiun tujuan, Pasar Senen juga menjadi yang tertinggi dengan 117.546 pelanggan, diikuti Yogyakarta 79.501 pelanggan, Semarang Tawang 52.338 pelanggan, Semarang Poncol 49.311 pelanggan, dan Solo Balapan 44.989 pelanggan. Pergerakan ini memperlihatkan kuatnya arus perjalanan antara Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Solo selama masa libur sekolah.
Relasi dengan jumlah pelanggan diskon tertinggi turut memperjelas pola tersebut. Relasi Lempuyangan–Pasar Senen mencatat 16.982 pelanggan, Pasar Senen–Lempuyangan 16.646 pelanggan, Pasar Senen–Yogyakarta 14.612 pelanggan, Semarang Tawang–Solo Balapan 13.157 pelanggan, serta Solo Balapan–Semarang Tawang 12.805 pelanggan. Relasi-relasi ini menjadi jalur penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan liburan, silaturahmi, maupun kembali ke kota asal dan kota aktivitas.
Anne menambahkan bahwa pelanggan masih dapat memesan sisa tempat duduk program diskon melalui Access by KAI, situs kai.id, Contact Center 121, loket stasiun, serta kanal resmi mitra penjualan KAI. Pelanggan diimbau untuk memastikan kembali tanggal keberangkatan, nama kereta api, stasiun asal, stasiun tujuan, dan data identitas sebelum menyelesaikan transaksi.
KAI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah melalui DJKA Kemenhub atas dukungan program Diskon Transportasi 30% bagi masyarakat. Sebagai penutup, Anne menegaskan bahwa KAI akan terus menjaga kesiapan operasi, pelayanan, keselamatan, dan ketepatan waktu agar perjalanan libur sekolah berjalan tertib dan nyaman bagi seluruh pelanggan.