PT KAI Peduli Ekosistem Laut
Posted: 05.09.2019 Categories: Siaran Pers

Dalam dua dekade terakhir ini, populasi penyu semakin memprihatinkan dan bahkan terancam punah. Selain karena faktor alam, kondisi ini juga diperparah akibat ketidaksadaran akan pentingnya menjaga kelestarian penyu serta kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan terutama plastik ke laut. Lebih lanjut, hal ini disinyalir akan mengganggu bahkan merusak ekosistem laut.

Berkaca pada hal tersebut, serta dalam rangka wujud nyata kepedulian PT KAI terhadap penyu dan ekosistem laut PT KAI menggelar rangkaian kegiatan dengan tajuk “KAI Peduli Ekosistem Laut” pada 5-6 September 2019 di Banyuwangi. Turut berkesempatan hadir pada kegiatan ini yakni, Asisten Deputi serta Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN RI.

Rangkaian kegiatan “KAI Peduli Ekosistem Laut” sendiri terdiri dari:

1). Sosialisasi Selamatkan Penyu kepada 100 siswa-siswi di SDN 1 Bulusan dan SDN 1 Ketapang bekerjasama dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF)

2). Pelepasan 100 ekor Tukik di Pantai Waru Doyong

3). Penanaman Pandan Laut di Pantai Bilik

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap upaya penyelamatan penyu dan ekosistem laut. Sosialisasi dilakukan kepada para siswa SD untuk menanamkan kesadaran sejak dini di kalangan pelajar sekolah agar memahami pentingnya upaya penyelamatan penyu dan ekosistem laut,” jelas Vice President Corporate Social Responsibility PT KAI, Agus Supriyono.

Banyuwangi dikenal sebagai surga bagi penyu. Memiliki garis pantai sepanjang 175 KM, Banyuwangi merupakan tempat yang cocok bagi upaya konservasi dan penyelamatan penyu. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian serta tanggung jawab pada alam agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga. (Humas Daop 9 Jember)

 

Booking Button